106. ITSC

1102 Words

"Ata gak mau ayah pergi kalau tau Ata nakal. Bunda jangan bilang sama ayah, ya?!'' mohon Permata dengan tatapan penuh harap. Raut wajah Binar berubah. Dihelanya napas panjang. "Ayah gak akan pergi ninggalin Ata. Ayah 'kan sayang sama Ata." "Ata juga sayang sama ayah." "Sama bunda enggak sayang?" "Sayang," angguk Permata. Binar tersenyum kemudian mengecup puncak kepala putrinya. "Ayo ikut bunda!" ajaknya kemudian sambil menuntun tangan putrinya. "Ikut ke mana, Bunda?" "Ke kamar. Bunda mau mandi. Ata tunggu sambil nonton di kamar bunda," jawab Binar, melangkah dengan menuntun tangan putrinya. "Kenapa Ata gak tunggu di sana?" Permata menujuk ke arah kursi di ruang tengah. "Di kamar aja. Biar bunda ada temannya." "Bunda takut?" "Iya. Makanya temenin sama Ata, ya?!" Benar. Binar mema

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD