Chapter 15 Tamparan

1368 Words

“Gue lagi nggak pengen ribut ya. Terserah lo mau mikir apapun. Gue nggak peduli. Lagian kalo gue mau selingkuh, nggak bakal terang-terangan kali.” Selin memang sudah memberitahu Satria perihal kepergiannya bersama Ben. Ia memberi tahu lewat pesan. Selin yakin Satria sudah mendengar perbincangannya dengan Satria saat di kantor. Jadi ia merasa tidak perlu memberitahu. Baru saat ia sudah bersama Ben, ia terpikir untuk mengonfirmasi lagi lewat pesan. Hubungan mereka bukan suami istri sungguhan, tapi ia hanya bersikap sopan dengan memberitahu Satria. Selin melanjutkan kegiatan makannya. Begitu juga dengan Satria yang mulai menyantap salad buah. “Lo beneran nggak makan ini? Gue abisin nih.” Satria mengangguk. “Makan aja. Kamu kayaknya kelaperan.” Selin mengangguk dan langsung makan dengan

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD