Kiara memasuki club malam dengan setelan hotpants pendeknya. Mendengarkan dentuman musik malam membuat otaknya yang sebelumnya kacau mendadak rileks. Tak ada yang lebih menyenangkan selain menari diantara musik keras. Malam ini ia pergi dengan Caca, gadis itu bilang kalau Roy akan menyusul mereka. Dalam hati sesungguhnya Kiara sedikit berharap Alan akan datang juga. Tetapi pikiran itu langsung ditepisnya jauh saat kilasan Alan tadi siang kembali menghantam pikirannya. Kiara meloncat-loncat dengan semangat, sesekali ia tertawa-tawa dengan Caca yang juga melakukan hal yang sama. Gadis itu lalu menyetujui ajakan Caca untuk beristirahat sejenak dan memesan minuman. Kiara menerima minuma itu dan langsung meneguknya dengan cepat. Gadis itu mengernyit saat rasa pusing seolah mengha

