Dua orang itu menunjukkan batang hidungnya dari balik pintu. Elle datang bersama dengan Papa Markus, Dwine Owl. Dua orang yang sama-sama mengagetkan Irish. Dua orang yang seketika membuat mulutnya terbungkam. Kepalanya tertunduk menatap kedua tangannya yang saling bersilangan. Perasaan itu muncul kembali kali ini lebih kuat dari sebelumnya karena menatap wajah Dwine Owl yang mendung. Setelah menutup pintu kembali, Elle buru-buru berlari. Tubuhnya bergerak dengan cepat memeluk Markus yang masih setengah berbaring. “Kamu kok bisa sampai kayak gini sih, Kus? Ka ... kamu? Ihh ... ngapain sih kamu sampai harus kaya’ gni?” Elle memeluk tubuh Markus erat-erat. Satu hal yang jelas membuat Markus risi. “Eee ... El, pliss ... jangan kayak gini, El! Ada papa itu loh. Badan aku juga masih

