Perubahan Yang Tak Disadari

1673 Words

Beberapa hari setelah itu, Ramadhan terus berjalan dengan ritme yang sama. Hari-hari di rumah Raka dan Nayara terasa sederhana, namun hangat. Mereka selalu sahur bersama sebelum subuh, lalu mengisi waktu siang dengan aktivitas ringan, dan menunggu waktu berbuka dengan suasana yang tenang. Namun beberapa hari terakhir, Nayara mulai menyadari sesuatu. Tubuhnya terasa berbeda. Pagi itu setelah sahur, Nayara tidak langsung kembali tidur. Ia duduk di tepi tempat tidur sambil memegang perutnya pelan. Perutnya terasa sedikit penuh, padahal ia tidak makan terlalu banyak. Raka yang baru saja selesai dari kamar mandi melihat istrinya duduk diam. “Kamu kenapa?” tanyanya. Nayara mengangkat wajahnya. “Enggak tahu… perutku agak aneh.” Raka langsung mendekat. “Masih mual?” Nayara mengangguk k

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD