73. Keterangan Sasha

1154 Words

Setelah bisa meyakinkan anak-anak bahwa mereka akan segera bertemu Saveri, Madilyn memutuskan untuk segera ke rumah sakit. Hari ini dia mengosongkan jadwal untuk bisa menemani Saveri. Dia tahu keputusannya ini akan menimbulkan prasangka buruk dari Dafhina, tapi dia tidak peduli. Yang dia tahu adalah bahwa Saveri sedang membutuhkan dirinya dibanding apa pun, bahkan istrinya. Madilyn mendorong pintu kamar rawat inap Saveri dan harus mengerjap beberapa kali ketika melihat tempat tidur kosong. Matanya langsung beralih ke sofa depan televisi. Di sana juga tidak ada siapapun. Ke mana perginya Saveri? Dia memutar tubuhnya dan bergerak keluar kamar rawat inap. Di depan meja perawat dia mendapati Saveri sedang berada di kursi roda yang didorong oleh seorang perempuan. “Dafhina?” gumam Madilyn. Di

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD