7 (18+)

1029 Words
sesampainya di rmh jane langsung masuk ke kamar sedangkan max pergi ke ruang kantornya untuk menyelesaikan beberapa pekerjaan sebelum hari pernikahannya tiba. --------------------------------------------------------- Hari pernikahan jane dan max pun tiba.pernikahan Mereka bisa dikatakan cukup megah. Walaupun hanya dipersiapkan kurang dari 1 Minggu , pesta pernikahan mereka bisa dibilang sangat sempurna. Tamu undangan yg datang juga cukup banyak , akan tetapi sebagian besar keluarga dr max dan beberapa kolega kerja max , sedangkan jane tdk mengundang siapa pun. Sempat ingin mengundang keluarga dr ibunya jane , akan tetapi undangan itu lansung ditolak. Flashback on Beberapa hari sebelum pernikahan "Jane , apakah kamu tdk mau mengundang keluarga besar ibumu?"tanya max "Entah lah max , dr dulu mereka sangat membenci aku dan juga ayahku " jawab jane "Coba saja kita antar ke rumah nya , siapa tau mereka menerima nya" ucap max Jane hanya mengangguk tanda setuju dengan usul max tersebut. 2 hari sebelum pernikahan , mereka akhirnya pergi ke rumah keluarga besar ibunya jane tinggal. Ting tong "Maaf siapa ya" ucap seseorang dr dlm rumah "Tante ini saya jane" ucap jane Setelah pintu rumah terbuka berdirilah seorang wanita paruh baya lalu memandang jane dr atas hingga ke bawah "Dsr anak sialan , ngapain lg kamu kemari?" Tanya tante jane "Aku hanya ingin memberikan ini kepada kalian , ku harap kalian bisa datang ke acara pernikahan ku" ucap jane sambil memberikan undangannya kepada tantenya itu "Cih , tak sudi aku datang ke acara pernikahan mu itu , dsr anak pembawa sial , gara" melahirkan mu kakak ku meninggal skrg kamu mengundang ku ke acara pernikahan mu , entah musibah ap yg akan terjadi nanti jika aku datang ke pernikahan mu itu" ucap tante jane yg langsung menutup pintunya kembali Jane yg dihina hanya bisa menunduk dan menangis atas perlakuan tantenya itu. Max yg melihatnya hanya bisa memeluk jane dr belakang. "Yuk pulang" ajak max Didalam mobil , jane msh memikirkan perkataan dr tantenya itu. "Udh yank , gk ush dipikirin omongan tante kamu itu oke" ucap max sambil menggenggam tangan jane "Enggak kok , aku gk mikirin omongannya td" ucap jane membalas genggaman tangan max dgn erat Flashback off Jane yg sedari tadi duduk diatas panggung melihat orang" yg tidak ia kenal mulai bosan , lalu ia berjalan keluar dr pesta pernikahan nya itu. Max yg sedang mengobrol dengan rekan bisnisnya melihat jane yg sdh tdk berada di panggung langsung pergi untuk mencarinya. "Kamu knp jane?" Ucap max yg menemukan jane sedang duduk di ayunan taman "Aku hanya bosan berada di dlm sana" ucap jane "Kalau begitu kita langsung ke kamar aj sayang" ucap max langsung mengangkat tubuh jane ala bridal style menuju kamar mereka "Lalu bagaimana dgn pestanya max?" tanya jane "Nanti aku akan mengatakannya ke jack biar dia yg urus" ucap max Sesampainya di kamar , max segera membanting pelan tubuh jane ke atas kasur lalu perlahan mencium bibir jane. "Ahh....max" desah jane di sela ciuman mereka Setelah di rasa cukup puas , lalu ciuman nya turun ke leher jenjang jane sambil membuat beberapa kissmark disana. "Max...." Desah jane yg sdh mulai gila dgn permainan max Tangan max yg nganggur pun mulai meremas kedua buah kembar jane. "Semakin besar ya" ucap max Max pun mencium sambil menjilati buah kembar jane. Jane yg dr td sdh di buat gila oleh max , akhirnya ia membalasnya dgn mengelus junior max dr luar celana max. Max yg sdh tdk tahan lalu membuka seluruh bajunya dan jane hingga tdk ad satu helai benang pun yg menempel di tubuh mereka . Setelah cukup puas bermain dgn buah kembar jane , tangan max pun turun ke ms.v jane dan memasukan 2 jari nya kelubang ms.v nya. "Ah.....max , ini nik...mat"desah jane Max mulai memanju mundurkan jarinya dengan cepat "Ah....max , aku mau keluar " desah jane Mendengar hal itu max memberhentikan jarinya yg membuat jane frustasi lalu jane bangun lalu mulai membalas max dgn memainkan junior max. "Ah.....jane....ahhh" desah max yg mulai terbuai dgn permainan jane Jane yg melihat pun mulai memasukan juniornya max ke dalam mulutnya itu . "Ah...jane... Masukan lebih dalam" ucap max sambil menekan kepala jane "Uhukkkk...... Sakit max" ucap jane "Maaf sayang , tolong lanjutkan" ucap max Karna dirasa sdh cukup puas , jane pun mulai memasukan junior max ke ms.vnya "Ahhh...." Desah jane sambil memasukannya dgn perlahan Melihat jane yg sedikit kesusahan memasukannya , max membantunya dengan menghentakan pinggulnya ke atas dan masuklah junior max dgn sempurna di dlm ms.v jane. "Ah...ah...ah.." desah jane Setelah nya jane mulai menaik turunkan pinggulnya dgn cepat. "Ahh...aku mau keluar" desah jane Max yg mendengar hal itu lalu membantu menggerakkan pinggulnya lebih cepat "Ah...aku keluar"desah jane yg sdh mendapatkan orgasme pertama nya Max yg blm keluar lalu bgn dan membalikkan tubuh jane sambil mengangkat salah satu kaki jane ke pundaknya. Setelah itu max memasukan kembali juniornya. Kali ini max menggerakkan pinggulnya lebih cepat lg. "Ah...max lebih cepat lg " desah jane "Sesuai permintaan sayang" ucap max Max pun menuruti permintaan jane. Dirasa max sdh ingin keluar , max pun membalikkan tubuh jane lalu mengankat pinggul jane. "Ah....max aku ingin keluar lg " desah jane "Tahan seben....tar sayang" desah max "Ah....aku sdh tdk tahan lg...."desah jane "Ah.... Bersama sayang......." Desah max ??? Setelah mencapai klimax , tubuh max langsung ambruk menimpa punggung jane. "Max menyingkirlah , kamu sangat berat" ucap jane "Baiklah sayang" ucap max Max akhirnya bgn dan membenarkan posisi tdrnya , begitu pula dgn jane. "Kamu msh sama jane " ucap max "Hmm aku lelah max" ucap jane tanpa menanggapi ucapan max sebelumnya "Tdrlah , besok pagi ad beberapa hal yg msh harus kita urus" ucap max "Memang besok kita mau ngapain ?" Tanya jane "Nanti kamu akan tau sendiri jane , skrg kamu tdr ya" ucap max langsung memeluk jane dr belakang Jane yg sdh lelah pun tdk memperdulikan ucapan max itu , lalu ia tertidur hingga pagi menjelang. pagi harinya max yg bgn duluan langsung berjalan ke arah kamar mandi dan bersiap-siap pergi ke suatu tempat. setelah selesai max yg sdh ingin berangkat lalu mencium kening jane yg msh bersama dgn alam mimpinya itu. "aku pergi sebentar ya" bisik max setelahnya max keluar dr kamarnya dan langsung berangkat ke tempat yg ditujunya.
Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD