5 (18+)

1098 Words
Cukup lama mereka berpelukan hingga max tertidur di pelukan jane. Dirasa max sdh tdr dgn pulas , perlahan jane mulai melepaskan pelukannya dr max dan membenarkan posisi tdr nya. "Kamu knp max , ap yg telah terjadi kepada mu" ucap jane sambil membelai wajah max Setelahnya jane pun ikut tdr di samping max. --------------------------------------------------------- Mengapa penyesalan selalu saja datang terlambat? Itu yg dirasakan max skrg. Dulu ia menyesal telah membuat jane pergi dr nya lalu skrg setelah jane kembali kepadanya gantian ia yg hrs pergi tp kali ini untuk selamanya. Flashback on Pagi hari jam 5:30 dmn semua org msh belum berangkat ke sekolah namun berbeda dgn jane dan max yg sdh sampai ke sekolah. "Yank , yuk" ucap max menarik tangan jane menuju ruang lab fisika. Jane yg menurut hanya mengikuti langkah nya bersama max. Sesampainya disana max mengunci pintu ruang lab tersebut dan langsung mencium bibir jane dgn rakus. "ahh max pe....lannn- pe.....lan...." ucap jane di sela" mereka berciuman tanpa menjawab , max terus mencium bibir jane lalu turun mencium leher jane sambil meremas buah dada jane. "ahhh max" desah jane "Jgn terlalu kencang jane " ucap max lalu max mulai memasukkan kedua jari nya ke ms.v jane. "Ah..... max ini nikmat" desah jane sambil meremas bahu max agar tdk jatuh "kita langsung ke inti ya sayang" ucap max langsung membuka celana nya lalu membawahi sedikit kepala juniornya "tahan ya " ucap max dgn cepat max membalikkan tubuh jane lalu mengarahkan juniornya ke ms.v jane dan dgn sekali hentakan seluruh Junior max berhasil masuk ke dlm ms.v jane. "Ah.... max lebih cepat " desah jane "sesuai permintaan mu sayang" ucap max yg mulai mempercepat genjotannya "ah.... max aku ingin keluar" desah jane "sebentar sayang , kita keluar bersama " desah max "Ah.... jgn... ka..mu keluar di luar max" desah jane seakan tuli , max tidak memperdulikan perkataan jane dan..... ??? Akhirnya mereka pun mendapatkan klimax mereka. "kau gila max" ucap jane "kita msh SMA max , bagaimana jika aku hamil" lanjut jane "aku akan bertanggung jawab sayang , setelah lulus kita akan segera menikah" ucap max lalu mencium bibir jane untuk mengakhiri aktifitas panas mereka. "baiklah"ucap jane membalas ciuman max beberapa hari kemudian pagi hari seperti biasanya , jane dan max pergi ke ruang lab fisika untuk melakukan hal tersebut. lalu saat siang hari jane yg pergi ke kantin sekolah tiba" mendengar gosip tentangnya. "Gila ya sih jane , gw kira dia anak baik" , eh ternyata udh ngelakuin gituan , disekolah lg" ucap salah satu temannya "iy , penampilannya aj alim , dlm sifatnya mah kayak jalang haha" ucap yg lainnya "Gila nya lg , mereka ngelakuinnya sambil video lg hahaha , bener" gk tau malu emg jane tuh" ucap temannya lg mendengar hal itu jane pun mulai penasaran dan mengecektentang video yg dikatakan mereka di Internet. dan ternyata gosip tentang video sexnya di ruang lab fisika bersama max benar lalu tersebar luar di Internet. jane pun lari mencari keberadaan jane untuk memberitahukan ya kepada max. sesampainya di kelas max , jane melihat max sedang bersama teman"nya akan tetapi disana terlihat seperti transaksi akan hal sesuatu. jane yg penasaran pun tdk jd masuk lalu menguping dr luar pembicaraan mereka tersebut. "Wow Gila ya emg lu max , kalau ketahuan aj nangis lu" ucap teman max "gk akan lah , lagian dia juga gk bakalan tau kalau gw hanya manfaatnya dia doang buat video ini haha" ucap max "udh kaya tp tetep aj lu ya" ucap teman Max "gw ngelakuin ini bukan karna uang , cuman karna gw seneng aj , lupa lu. lagian juga ngapain gw ngelakuin begituan sama jane kalau bukan karna kalian yg taruhan , ya sekalian aj gw manfaatin haha" ucap max jane yg amarahnya mulai memuncak lalu masuk ke dlm kelas max. "Oh jd kamu selama ini cuman manfaatin aku doang hah?!" Ucap jane "Loh kok kamu ad di sini sayang" ucap max yg mulai salah tingkah "gk ush banyak basa basi lah , aku udh mendengar semua nya , kamu tinggal jawab iya atau enggak aj" ucap jane "Kalau iya memangnya knp" ucap max jane langsung menampar max lalu berlari berjalan keluar ke kelasnya mengambil tas lalu pergi dr sekolah tersebut. "kau benar" sdh gila max , dia pasti sangat kecewa sama lu" ucap teman max yg melihat kejadian tersebut "Haha mana mungkin , selama ini semua cewek yg gw pacarin cuman pengen harta gw doang , paling dia juga sama " ucap max " yakin lu gk akan nyesel , ingat menyesal selalu datang terlambat loh" ucap teman max " iye gw yakin" ucap max 1 bulan pun berlalu , max mulai merasa kehilangan sosok perempuannya itu. Setelah kejadian itu , jane memutuskan untuk pindah sekolah , akan tetapi sampi skrg ia tidak dapat menemukan sekolah jane saat ini. "Woy , knp lu ? Siang" udh ngalamun , ntar kesambet aj" ucap teman max "Hah?! Gpp , cuman lg banyak pikiran aj" ucap max "Hmm , ini pasti mikirin si jane , kan udh gw bilang lu pasti nyesel udh buat kek gitu sama jane " ucap temen max "Ah , sok tau lu , org gw lg mikirin UN , lagian siapa juga yg mikirin jalang itu" ucap max " yakin? , Ya udh deh kalau gitu , gw balik ke tempat duduk gw dulu ya" ucap teman max Bohong , mungkin itu kata yg tepat untuk max skrg ini. Apalagi ia juga membohongi perasaan nya sendiri bahwa selama ini ia telah jatuh kelubang yg ia buat sendiri. Setelah lulus SMA , max mulai menyuruh org untuk mencari keberadaan jane dmn , akan tetapi seperti di telan bumi , ia tidak pernah menemukan keberadaan nya dmnpun. Bahkan max telah menyewa beberapa detektif hebat sekotanya , akan tetapi hasilnya juga sama , ia tetap tidak menemukan keberadaan jane. Flashback off Pagi harinya , max yg bangun duluan merasakan sedikit pusing kepalanya , lalu melihat ke sampingnya. "Apakah bisa , setiap gw bgn tdr lalu melihat ke samping ad bidadari cantik "ucap max dlm hati sambil membelai wajah jane yg msh tertidur pulas Jane yg merasa terganggu dgn perlakuan max mulai terbangun "Selamat pagi sayang" ucap max "Pagi" ucap jane yg msh mengumpulkak nyawa "Apakah kamu sdh ad jawaban untuk ku " tanya max "Jawaban ap" tanya jane kembali "Pertanyaan yg kemarin siang yank" ucap max "Ah... Itu , aku menerima mu max" ucap jane malu" "Benarkah???"ucap max yg msh tdk percaya "Jika tdk mau , akan kutolak kembali" ucap jane Tanpa membalas ucapan jane max langsung mencium bibir jane. "Terima kasih sayang " ucap max di sela ciuman mereka
Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD