13

1071 Words
"Lalu kita naik ap max?" Tanya jane Max tdk menjawab pertanyaan jane , justru max menarik jane menuju ke atas rooftop rumah jane. "Kita akan naik ini sayang" ucap max sambil menunjukan kearah kendaraan yg akan dikendarainya dan jane --------------------------------------------------------- sesampainya di rooftop jane yg melihat kendaraan yang akan dinaikinya itu langsung termenung , ternyata max mengajaknya untuk naik helikopternya itu. "cepat sayang , bukankah kamu bilang sdh tdk bpunya waktu lg" ucap max memecahkan lamunan jane jane langsung menganggukan kepalanya lalu segera naik dlm helikopter itu. "siapa yg akan mengendarainya max?" tanya jane max hanya tersenyum , setelah memastikan jane aman , lalu ia pun naik dan duduk di tempat untuk menerbangan helikopter itu. jane yg melihatnya pun terkejut , dalam hati jane ppun berdoa supaya ia dapat selamat sampai tujuan mengetahui kalau max yg akan mengendarai helikopter ini. "kamu tenang aj sayang , aku sdh pernah menerbangkannya saat aku mengikuti wajib militer" ucap max jane yg mendengarnya hanya mengangguk. setelah semua mesin dinyalakan , max pun mulai menerbangkan helikopternya itu. setelah 15 menit , akhinya mereka sampai di rumah sakit tempat ayah jane di rawat. setelah max mendaratkan helikopternya dan mematikan baling" nya , jane langsung turun dan berlari meninggalkan max menuju ruangan ayahnya itu. sesampainya di sana jane melihat seorang suster sdh menutup ayahnya dengan kain putih hingga ke kepala. jane yg tidak percaya langsung masuk ke dalam ruangan itu dan melihat apakah itu ayahnya atau bukan. "maaf ap benar ini tuan richard?" tanya jane "benar nona , ini tuan richard. maaf anda siapa? apakah anda keluarganya?" tanya suster itu jane yg mendengarnya tidak menjawab , melainkan ia mulai menangis akan kepergian ayah tercintanya itu . max yg baru saja sampai di ruang ayahnya jane , melihat jane yg sdh menangis disamping mayat ayahnya itu. "sabar jane , ayah mu sdh tenang di sana , ia sdh tidak kesakitan lg" ucap max sambil menenangkan jane "tp max , mungkin jika td aku tdk menelponnya mungkin ia msh hidup max" ucap jane "kau salah sayang , justru disaat" terakhirnya ia msh bisa mendengar suara anak perempuannya"ucap max jane tdk menjawab , ia lalu memeluk max dgn erat. "aku sdh tdk punya siapa" lg max" ucap jane "kamu msh punya aku jane " ucap max "apakah kamu tidak akan meninggalkan ku seperti ayahku" tanya jane max yg mendengarnya hanya terdiam kaku. ia bingung ingin menjawab jane ap. pasalnya penyakitnya tidak bisa di prediksi kapan ia akan merenggut nyawanya. "knp kamu tidak menjawabku max?" tanya jane yg bingung melihat max mulai terdiam dgn pertanyaan nya tadi "iya jane , aku tidak akan meninggalkan mu seperti ayahmu"ucap max yang tdk yakin dgn omongannya sendiri. 1 minggu kemudian setelah kejadian meninggalnya ayah jane , jane mulai banyak terdiam dan termenung. jane juga menjadi lebih sering di kamar dan jika ia lapar maka ia akan keluar ke dapur memakan sesuatu lalu kembali lg ke kamarnya . max yg melihat keadaan istrinya pun ikut sedih. "jane , apakah kamu ingin pergi ke suatu tempat?" tanya max jane hanya menggelengkan kepalanya. lalu max menarik tangan jane dan masuk ke dlm mobilnya. "sdh ku katakan , aku tidak ingin ke mana" max" ucap jane yg marah karna max memaksanya max yg mendengarnya hanya diam lalu menyentirkan mobilnya ke suatu tempat. hampir 1 jam sdh jane berada di mobil. "tdr lah jane jika kamu lelah" ucap max sambil menggenggam taangan jane. jane yg msh marah dgn max langsung melepaskan tangannya secara kasar dr genggaman max , lalu tak lama kemudian ia pun tertidur. max yg melihat istrinya itu hanya tersenyum. 30 menit kemudian , sampai lah mereka di sebuah tempat dgn pemandangan laut yg sangat indah. max yg tak tega membangunkan jane lalu menggendongnya keluar dr mobil lalu menidurkannya di sebuah gazebo yg cukup besar. tak lama kemudian, jane pun terbangun dr tdrnya dan melihat sekitar nya. "kita dmn max?"tanya jane "kita di pantai sayang " ucap max "untuk ap kamu membawaku ke sini max?"tanya jane "Kamu tdk menyukainya jane?" Ucap max "bukan begitu, hanya saja aku sedang ingin sendiri max" ucap jane lalu berjalan kembali masuk kedalam mobil max hanya menghela nafas , ia berfikir dgn mengajak jane pergi ke pantai akan memberinya sedikit ruang untuk melupakan kesedihannya itu. akhirnya max pun mengikuti jane masuk kembali ke dalam mobilnya "Maaf jane , ku kira kau akan senang" ucap max sedih lalu menyalakan mesinnya dan pergi dr tempat itu jane yg mendengar suara sedih max mulai merasa bersalah dengannya. "ini sdh mlm , lebih baik kita menginap di motel dekat sini saja" usul jane max hanya mengganggukkan kepalanya tanda setuju. sesampainya di motel ,max langsung memesankan 1 kamar untuk mereka . setelahnya mereka pun masuk ke kamar untuk beristirahat. di dlm kamar , jane yg msh merasa bersalah kepada max lalu mencium pipi max. "maafkan aku max dan terima kasih sdh mengajakku ke pantai" ucap jane max yg mendengarnya pun tersenyum lalu membalas ciuman jane , tp bukan di pipi , melainkan di bibir jane. "sama" jane , aku melakukan ini semua hanya untuk mu" ucap max kembali mencium jane jane yg mendengarnya membuat pipinya berubah menjadi merah. "Kalau begitu blhkah besok kita pergi kesana lg max?"tanya jane "Tentu saja blh jane , besok pagi kita akan kembali ke pantai itu dan melihat indahnya matahari terbit dr sana" ucap max keesokan harinya Sesuai janji max ke jane , Pagi harinya Sebelum matahari terbit , mereka sdh sampai dipantai kemarin. Sesampainya disana , karna udara masih dingin ,Jane pun mulai menggigil kedinginan. "knp hari ini sekali ya "ucap Jane Max yg mendengarnya lalu melepaskan Janet yang ia pakai dan memberikannya kepada jane " ini pakailah " Ucap max sambil memberikan jaketnya itu setelah nya Jane langsung memakai Jaket tersebut Tak lama kemudian matahari pun mulai terbit "Indah sekali ya max " ucap jane " iya jane, tp ad yang lebih indah lg dr ini" Ucap max " apa itu max ? " tanya Jane Max lalu mencium bibir Jane " Orang yang berada disampingku sekarang " ucap max Jane hanya menunduk malu akan Pernyataan suaminya itu ,lalu mereka pun terdiam dan menikmati pemandangan matahari terbit. setelahnya , max pun mengajak Jane kembali pulang. di perjalanan mereka hanya terdiam dgn pikiran mereka masing" " ku harap kebahagiaan ini akan berlansung selamanya" ucap Jane dlm hati " ku harap nanti Jika aku sdh pergi akan ada orang yang bisa menggantikan ku untuk membuat mu bahagia Jane " ucap max dlm hati
Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD