"Ayo kita tdr max"ajak jane yg sdh mulai mengantuk
Max hanya mengangguk lalu mengikuti jane untuk pergi tdr. Sesampainya dikamar , jane langsung naik ke atas kasur dan segera tertidur. Sedangkan max hanya naik ke atas kasur sambil memandangi wajah jane yg sedang tertidur.
---------------------------------------------------------
Sdh hampir 2 jam max terus memandangi wajah jane. Setelah ia memberi tahu jane tentang semuanya , ia semakin takut dan membuatnya tidak bisa tdr karna takut kehilangan nya.
pagi tiba , jane yg terbangun dari tdrnya melihat ke arah max. jane yg terkejut dgn kantong mata max yg menghitam , menandakan ia tidak tdr semlm-an
"semlm , kamu tdk tdr max?" tanya jane sambil memegangi wajah max
max hanya menggelengkan kepalanya sambil memegang tangan jane yg sedang mengelus wajahnya
"mengapa?" tanya jane lg
" aku takut kamu pergi disaat aku tdr"ucap max
jane hanya menghela nafas , lalu...
"berbaring lah max skrg " perintah jane
tanpa disuruh 2 kali , max langsung menuruti perkataan jane. setelah max berbaring , jane langsung tidur di dada bidang max.
"tdrlah max , akan ku temani" ucap jane yang sdh menutup matanya
max yg mendengarnya langsung tertidur. sdh hampir 5 jam max tertidur , jane yg masih menemani max tdr akhirnya bgn dan beranjak pergi ke kamar mandi.
max yg merasa beban di dadanya berkurang pun terbangun dan melihat jane sdh tdk berada disana. max mulai panik segera bgn dr tdrnya dan keluar dr kamar untuk mencari jane.
jane yg baru saja keluar dr kamar mandi di buat bingung karna max yg menghilang. jane yg tdk mau ambil pusing akhirnya ia berjalan ke dapur untuk mengisi perutnya yg kosong.
sdh hampir 15 menit max mencari jane ke seluruh ruangan akhirnya menemukan jane berada di dapur. max langsung berlari dan memeluk jane dr belakang.
"kamu knp max?"tanya jane yg kaget karna max tiba" memeluknya
"aku kira kamu pergi jane"ucap max sedih
"ah , aku td habis dr kamar mandi max" ucap jane sambil membalikkan tubuhnya mengarah ke max lalu mengelus rambut max
"bodoh knp td gk ku cek kamar mandi ya"runtuk max dlm hatinya.
"ya udh karna kamu juga udh bgn , skrg kamu duduk di meja makan , aku mau selesaiin masakan ku , lalu kita makan oke" ucap jane
max yg menurut langsung berjalan ke meja makan dan menunnggu jane selesai memasak. 10 menit kemudian , akhirnya jane sdh menyelesaikan masakannya tersebut dan menyajikannya di meja makan.
"yuk makan" ucap jane
max hanya mengangguk lalu memakan ap yg sdh dimasak oleh jane
"enak?" tanya jane
max hanya menganggu kepalanya lg
"bicara lah max , knp kamu hanya menganggu kepala saja" ucap jane yg mulai kesal
max yg bingung ingin menjawab ap lalu berjalan ke arah sebrang meja , tempat dmn jane duduk. sesampainya disana max langsung mencium bibir jane lalu menggendongnya masuk ke kamar.
sesampainya di kamar lalu max menurunkan jane diatas kasur lalu mengikat kedua tangannya dan juga kedua kaki jane.
"max , ap maksudnya ini?" tanya jane sambil memberontak
max yg tdk menjawab pertanyaan jane lalu melepaskan seluruh pakaian jane. setelahnya ia mulai meremas buah kembar jane.
"ah... max , sakit.... tolong lepaskan" ucap jane
"Akan ku lepaskan , jika kamu berhenti memberontak" ucap max
Jane akhirnya berhenti memberontak. Max yg melihatnya lalu melepaskan semua ikatan tali jane. Selesai melepaskannya jane langsung memeluk max kembali.
"Kamu knp max ? Knp kamu jd seperti ini?" Tanya Jane yg mulai bingung dgn semua sikap max
"Maaf jane , aku juka tdk tau dgn diriku" ucap max yg bingung dgn dirinya sendiri.
Perlahan jane mulai mendekati max , lalu mencium bibir max dgn pelan. setelah puas , ciuman jane pun turun ke dada bidang max dan turun lg hingga junior max.
jane yg melihat junior max sdh sangat tegang langsung melepaskannya , lalu mulai mengocoknya.
"Shhhhh , jane masukkan......" ucap max yg mulai menikmati permainan jane.
mendengar permintaan dari max , jane langsung menurutinya , ia memasukan juniornya max ke dalam mulutnya. usai bermain dgn juniornya , lalu jane mulai memasukan juniornya ke ms.v nya.
karna sedikit kesulitan memasukan juniornya , max pun bgn dan mengganti posisinya menjadi jane berada di bawahnya , lalu kemballi memasukan juniornya ke ms.v jane.
dengan sekali hentakan , junior max berhasil masuk seluruhnya. hampir 15 menit max mendiamkan juniornya di dalam ms.v jane.
"max knp tidak digerakin?"tanya jane
"biar lah seperti ini jane sampai mlm , blh kan?" ucap max sambil memeluk jane
"baiklah max " jane pun membalas pelukan max
mlm pun tiba , max yg terlebih dahulu bgn lalu dgn perlaman mencabut juniornya dr ms.v jane , usai melepaskannya ia mulai berjalan ke arah ruang rahasianya.
sesampainya ia di ruang rahasianya , max mulai melakukan percobaannya lg untuk menyembuhkan penyakit yg dideritanya saat ini. sedangkan jane yg msh tertidur akhinya bangun dan melihat max sdh tdk berada disampingnya lg.
jane pun beranjak pergi dari tempat tidur lalu berjalan kearah taman belakang. Sesampainya di sana , jane pun menaiki ayunan besar yg ad di taman tersebut lalu mengambil telepon genggam nya dan menelpon seseorang.
"Halo pa , apa kabar?" Tanya jane
"Halo jane , papa baik" saja , kamu apa kabar dgn max?" Tanya ayahnya kembali
"Kami baik" saja pa , bagaimana perkembangan pengobatan papa di rmh sakit?" Ucap jane
"Cukup baik jane , kamu tdk perlu memikirkan papa jane , apakah kamu bahagia bersama max?" Ucap ayahnya
"Entahlah pa , aku rasa banyak sekali rahasia yg di sembunyikan oleh max pa"ucap jane
"Percayalah kepada nya jane" ucap ayahnya
"Hmm... Akan ku coba yah" ucap jane
15 menit kemudian jane tiba" tidak mendengar balasan suara ayahnya.
"Pa... Kok diam" ucap jane
"Pa....papa...."ucap jane
Jane segera menutup tlpnya lalu kembali masuk ke dalam rumah dan segera berlari mencari max.
"Max....." Teriak jane
"Max kau dmn....." Teriak jane sekai lagi
Max yg mendengar teriakan jane langsung keluar dr ruang rahasianya.
"Kamu knp jane" ucap max
"Ayah ku jane , td aku menelponnya dan tiba" saja suaranya menghilang" ucap jane
"Mungkin masalah sinyal saja jane" ucap max sambil mencoba menenangkan jane
"Itu tidak mungkin max , ayolah max kita berangkat ke sana skrg" ucap jane sambil menarik tangan max
Max yg melihat jane yg semakin panik akhirnya menuruti perkataan jane.
"Baik lah jane , tp kita tidak akan naik kapal " ucap max
"Lalu kita naik ap max?" Tanya jane
Max tdk menjawab pertanyaan jane , justru max menarik jane menuju ke atas rooftop rumah jane.
"Kita akan naik ini sayang" ucap max sambil menunjukan kearah kendaraan yg akan dikendarainya dan jane