Mantan Atasan

1156 Words

Celaka. Dalam keadaan seperti ini fantasi Alex malah semakin liar. Untung kami sudah selesai makan, kalau tidak aku bisa mendadak kenyang deh. Tinggal bagaimana aku mempertahankan ekspresi datar di tengah serbuan pikiran Alex. Ugh, perutku juga mulai kram. "Mau pulang sekarang?" tanya Alex. Aku mengangguk perlahan. Begitu sampai penthouse aku harus langsung minum obat pereda nyeri nih, kalau tidak aku hanya akan meringkuk di tempat tidur. 'Kamu ada persediaan obat?' Alex mengernyit. Seharusnya masih ada sih. Eh, ngapain dia nanya? Apa dia juga merasakan kram perutku? Hahaha ... kalau begitu aku tidak mau minum obat ah. Alex menatapku tak percaya, 'Serius kamu? Bisa tahan?' Tahan-tahan saja lah. Demi tontonan yang bagus. Kapan lagi aku bisa melihat lelaki turut merasakan kram perut?

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD