"Jam berapa?" Meisya menggapai ponselnya yang berada diatas nakas. "Jam delapan," gumam Meisya. "HAH JAM DELAPAN!" kaget Meisya dan langsung berlari keluar kamarnya. "Yah Bara udah berangkat kerja," desah Meisya pelan saat sudah tidak melihat mobil suaminya. Niatnya untuk membicarakan masalah Aira harus ia urungkan lagi. Meisya pun kembali ke kamarnya dan bersiap-siap untuk keluar, ia sudah punya janji dengan Letta dan Kaila. Masih ingat mereka? Mereka berdua masih menjadi sahabat Meisya sampai sekarang, meskipun sudah jarang bertemu tapi mereka masih sering berkomunikasi. Meisya bisa pergi keluar dengan tenang, karena ia sudah meminta izin dan juga restu dari sang suami. meski tetap dengan penjagaan yang ketat, tapi setidaknya Bara tidak melarangnya untuk menemui sahabatnya. Di sa

