23 MPH

1127 Words

"Bara," panggil Meisya sambil tersenyum senang saat melihat suaminya sudah pulang bersama sekretarisnya, siapa lagi jika bukan Queen. Bara hanya diam tanpa berniat membalas perkataan Meisya. "Masuk yuk! Aku pengen cerita sama kamu," ajak Meisya dan berniat menggandeng lengan Bara. Namun, langsung ditepis oleh pria itu. "Ma-malam Sya," sapa Queen kepada Meisya saat merasakan suasana yang mulai canggung. "Iya," balas Meisya singkat lalu kembali menatap Bara, menunggu respon dari suaminya meski ada rasa kecewa saat gandengannya ditepis tadi. "Sini aku bawain tasnya ya, mungkin kamu lagi capek," ucap Meisya lalu mengambil tas yang dibawa oleh Bara dan lagi-lagi ditepis olehnya. "Bara kamu kenap--" "Queen biar aku yang bawa berkasnya. Kamu pasti udah lelah kerja tadi," ucap Bara lalu me

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD