Yara lantas mengatup bibirnya seraya melirik Reiner yang hanya bisa mengusapi keningnya mendengar permintaan dari anaknya itu. Yara bingung harus menjelaskan apa kepada Shabila bila dirinya masih dalam masa idah karena baru saja bercerai dengan Tristan. Yara kemudian menarik napasnya dalam-dalam dan menerbitkan senyum kepada anak kecil itu. “Mama janji, tidak akan kabur-kaburan lagi. Dan … permintaan Shabila sudah dikabulkan. Mama akan menjadi mama Shabila dan secepatnya akan menikah dengan Papa.” “Beneran ya, Ma!” ucap Shabila penuh harap. Yara menganggukkan kepalanya sembari mengulas senyumnya. “Asalkan Shabila jangan marah lagi sama Papa. Kalau Shabila masih nggak mau ketemu sama Papa, Mama nggak akan mau jadi mamanya Shabila." “Iya, Mama. Aku janji, nggak akan marah lagi sama Pap

