Yara menganga mendengar ucapan Shabila lalu menoleh pelan kepada Reiner yang juga menganga mendengar anaknya yang entah dari mana ia mendapatkan ide cemerlang seperti itu. Yara menghela napas panjang kemudian menerbitkan cengiran kepada Shabila. “Eum … gimana ya, Sayang. Bukannya Tante mau menolak. Tapi, jarak tempat kerja Tante ke sini lebih dekat.” “Memangnya tempat kerja Tante di mana?” tanya Shabila lagi. “Di toko buku Mine. Dekat mall Diamond.” “Ooh di sana. Looh! Bukannya dulu Mama sering ke tempat itu, yaa?” Reiner mengerutkan keningnya mendengar ucapan dari anaknya itu. “ Papa tidak pernah iku—“ “Oh iya, lupa. Mama cuma ajak aku aja waktu itu, hehe. Tapi, nggak tahu kalau ternyata itu tokonya Tante Yara.” Shabila akhirnya diam. Tak banyak yang dibicarakan lagi oleh anak keci

