Aman

996 Words

“Halo, Ma. Mama kapan pulang ke Indonesia?” Yara menghubungi sang mama yang baru dia hubungi setelah hampir dua bulan lamanya kedua orang tuanya di luar negeri. “Masih lama, Sayang. Mungkin tiga sampai empat bulan lagi. Ada apa, Nak?” “Mama nggak kangen sama aku? Mama enak-enakan di sana sama Papa. Sementara aku di sini menderita.” Rini menelan salivanya di seberang sana. “Maafkan Mama, Nak. Tapi, sumpah demi Tuhan Mama tidak sedang bersenang-senang di sini. Secepatnya Mama akan pulang kalau urusan di sini sudah selesai. Mama janji.” Yara tidak bisa lagi menahan air matanya. Lalu menyusut hidungnya seraya mengadahkan kepalanya ke atas. “Sayang. Ada apa, Nak? Ceritalah. Kamu lagi di club, yaa?” “Iya. Lagi nyari ketenangan. Mama tahu kan, hari ini adalah hari pernikahan aku dan Mas Tri

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD