Dan ini adalah sebuah janji dari janji untuk janji
Karena mungkin perasaan ini sudah tidak dapat mencinta yang lain lagi
°°°°°°°
Baiyou sangat sedih saat mendengar ucapan yu yang yang begitu mendalam, apakah sudah tiada jalan kebahagiaan untuk yu yang.
Mengapa hanya dia yang mampu bertahan di segala peristiwa yang mungkin tidak dapat di ucapkan melalui kata-kata.
Baiyou kini sedang memeluk dua anak gadis nya, sejak dulu saat baiyou mengambil yu yang secara paksa dari ayah tiri yu yang. Baiyou sama sekali tidak pernah melihatnya bersedih ataupun menangis.
Baiyou sempat berfikir jika yu yang akan tertekan, namun tidak bagi yu yan , ia sangat menikmati semua nya meskipun ada banyak luka dalam kisah hidupnya namun yu yan tidak pernah menunjukkan nya sama sekali.
Yu yan meminta baiyou dan youning untuk bersiap-siap karena waktu sudah menunjukkan bahwa keluarga vanderman akan segera tiba.
Baiyou dan youning masuk ke dalam kamar masing-masing untuk menmbersihkan dan menyiapkan diri mereka.
Dan yu yan pun juga akan masuk ke dalam kamarnya , yu yan melangkah memasuki kamarnya setelah membuka pintu tiba-tiba tangan nya di raih oleh seseorang dan ternyata orang itu adalah ying jie.
“ kenapa “ yu yan yang mendapati ying jie sedang menahan tangan nya hingga membuat yu yan mengerutkan kening nya.
“ boleh aku ikut masuk , aku capek “ ucap ying jie yang sontak membuat yu yan sangat terkejut karena mendapati permintaan ying jie.
“ masuk lah “ yu yan mempersilahkan ying jie untuk masuk kedalam kamarnya.
Dan setelah masuk ke kamar yu yan seketika ying jie merasa terkejut dengan apa yang sedang di lihatnya di kamar yu yan.
Bagaimana bisa banyak sekali terpampang gambar wajah ying jie di kamar yu yan , bukan hanya ying jie saja namun ada juga gambar wajah baiyou dan youning. Namun mayoritas utama adalah gambar ying jie.
“ Jangan terlalu sering di pandang , istirahatlah dulu kau bilang kau capek , aku mau bersih-bersih dulu “ ucap yu yan lalu meninggalkan ying jie.
Ying jie memilih untuk merebahkan badan nya di tempat tidur yu yan , tepat di hadapan nya terpajang gambaran yu yan yang sedang terlihat begitu bahagia dengan tawa lepas nya. Dan di sekelilingnya ada beberapa gambar dirinya yang memang begitu menawan.
Dan dengan perlahan pandangan ying jie pun mampu tertutup untuk mengistirahatkan kelopak mata nya.
Sudah hampir beberapa menit yu yan berada di kamar mandi setelah di rasanya selesai yu yan keluar hingga mendapati wajah polos ying jie saat tertidur.
Yu yan mematung di tempat nya berdiri mengamati setiap inci wajah orang yang selama ini ia cinta dan sekarang orang itu telah menjadi suaminya tetapi mungkin hanya karena ketidakberdayaan ying jie yang tidak bisa menolak apapun petintah dari ayah angkat yu yan yang membuat ying jie menerima semua ini.
Yu yan kini berusaha untyk membangunkan ying jie dari tidur nya , karena ying jie pun juga harus bersia-siap untuk menemqni baiyou di acara makan malam nanti.
“ Ying jie bangun “ yu yan yang menggoyang-goyangkan badan ying jie agar sang empunya lekas membuka matanya
“ hhhmm “ hanya deheman yang terlontar dari bibir ying jie.
“ hai , tongli “ gurau yu yan agar dapat membangunkan ying jie , dan benar saja ying jie langsung membangkitkan tubuhnya dan seperti orang yang terkejut dan yu yan hanya mampu terkekeh kegirangan karena wajah ying jie benar-benar sangat lucu saat itu.
Ying jie menarik yu yan hingga terjatuh dalam dekapan ying jie dan membuat tatapan mata mereka saling bertemu. Detak jantung yu yan sudah tidak bisa di kendalikan lagi bahkan ying jie pun dapat mendengarnya dan ying jie pun mengangkat sudut bibirnya karena sudah menggoda yu yan.
Dan yu yan yang mendapati perlakuan itu hanya mampu menundukkan kepalanya karena sangat malu dengan posisi mereka saat ini.
“ jangan coba-coba menggoda aku , jika kamu tidak mau jantung mu berdebar seperti ini “ ying jie yang berkata dengan saat dekatnya tepat di wajah yu yan.
Yu yan akhirnya mendongakkan wajah nya dan langsung membuat ying jie membelolokkan matanya karena terkejut.
“ dan jangan membuat jantung ku merasa lebih hidup karena berdetak cepat seperti ini jika kamu ingin lebih lama bersama tongli “ tatapan yu yan seperti menunjukkan rasa akan kekosongan yang mendalam pada hidupnya , sebelum yu yan beranjak pergi meninggalkan ying jie yang masih termenung dengan apa yang ia dengar dari mulut yu yan.
Ying jie mencegah yu yan untuk berdiri saat yu yan ingin meninggalkan ying jie
“ Aku ingin bertanya sesuatu padamu “ ucap ying jie sembari memegang erat tangan yu yan lalu menggenggam nya , perasaan apa yang yu yan rasakan saat ini hingga membuat yu yan sendiri seperti mati kutu.
“ Jika aku meminta mu untuk melupakan ku , bisa? “ kata ying jie yang benar-benar sangat menyakitkan bagi yu yan.
“ Kalau aku menyuruh mu untuk melupakan tongli apakah kamu sanggup? “ ucap yu yan pada ying jie dan membuat ying jie semakin bungkam karena tidak memgerti harus menjawab nya dari mana.
Dan bagaimana mungkin ying jie bisa melupakan tongli sedangkan tongli adalah wanita yang teristimewa bagi nya.
“ kediaman mu sudah menjawab semuanya...
Dan begitu pula bagi diriku.
Tidak akan pernah mampu untuk melupakan mu , namun aku pun berjanji jika aku tidak akan mengganggu hubungan mu dengan nya. Namun jika kamu risih dengan perasaan ku ini maka maafkan aku. Aku akan berusaha sekuat hatiku mencoba untuk melupakan mu , cukup beri aku beberapa waktu yang tersisa dalam hidupku. “ yu yan yang sangat terpukul karena perkataan ying jie memilih pergi meninggalkan ying jie dan memilih keluar untuk membantu maid.
Ying jie yang masih sama seperti tadi yang hanya mampu terdiam tanpa sepatah katapun
“ Bagaimana mungkin kamu bisa mencintai orang lain sedalam itu , jika di bandingkan dengan perasaan ku terhadap tongli pun tidak sedalam itu.” Batin ying jie yang memandang kepergian yu yan.
°°°°°
Yu yan yang tengah sibuk mengarahkan beberapa maid untuk segera menyiapkan hidangan di kagetkan dengan kedatangan youning yang tiba-tiba saja memeluknya.
Begitulah youning walaupun mereka tidak sedarah namun bagi youning yu yan itu seperti malaikat nya.
Baiyou memanggil yu yan dan youning untuk menyambut kedatangan keluarga vanderman , dan baiyou pun juga mencari sosok kepercayaan nya yang belum menampakkan batang hidung nya.
“ dimana ying jie “ dengan menoleh ke kanan dan kiri baiyou sedang mencari ying jie.
“ Sebentar , aku panggilkan “ kata yu yan lalu menuju ke kamarnya dan membuat baiyou dan yuoning saling bertatapan merasa sedikit ada keanehan. Bagaimana bisa ying jie berada di kamar yu yan sedangkan bagi baiyou maupun youning sudah mengetahui jika ying jie terpaksa menerima perjodohan ini.
Yu yan yang sudah sampai di depan pintu ingin mengetuk nya namun terhenti ketika ternyata ying jie terlebih dahulu membuka pintu nya.
“ Ayah mencari mu “ ucap yu yan dan hanya mendapati anggukkan dari ying jie.
Ying jie berjalan tepat di belakan yu yan , ia memperhatikan yu yan secara seksama dari ujung rambut hingga ujung kaki.
“ Lumayan “ gumam ying jie di balik pikiran nya yang sudah sangat melantur , dan bagaimana cerita nya tiba-tiba saja ying jie membayangkan yu yan yang dengan begitu indahnya hingga ying jie pun mampu begumam dan melepaskan senyuman nya.
“ Tuan mencari saya “ kata ying jie pada baiyou .
“ kita akan menyambut kedatangan keluarga vanderman , nah itu mereka datang “ ucap baiyou yang sudah melihat kedatangan dari keluarga kolega permasyarakatan yang di pimpin oleh vanderman bangsawan dari negara perancis yang sudah sangat lama menetap di shanghai.
“ Selamat datang vanderman , mari silahkan masuk “ baiyou menyalami tamu nya dan mempersilahkan mereka untuk memasuki kediaman rumah nya.
“ Terimakasih tuan yang bersedia menjamu keluarga saya “ ucap vanderman yang menggapi sapaan baiyou.
Ying jie yang melihat tongli saat itu tidak bisa melepaskan pandangan nya dari wajah rupawan sang kekasih yang selalu di rindukan nya dan begitu juga dengan tongli , namun di mata tongli ying jie tidak begitu berarti berbeda dengan apa yang di rasakan ying jie pada tongli.
Baiyou mempersilahkan mereka duduk dan memerintahkan beberapa maid untuk melayani tamu nya. Dan dari dalam terlihat yu yan yang sedang membawakan beberapa minuman untuk di sajikan dan yuoning juga membantu yu yan dengan membawakan beberapa makanan ringan.
Yu yan dan youning yang di bantu beberapa maid untuk menyiapkan nya.
“ Bukan kah ini youning “ ucap wanita paru baya yang masih terlihat cantik , ia adalah silyan istri dari vanderman dan ibu dari tongli. Silyan memang terkenal sangat cantik dan kecantikannya pun menurun pada anak perempuan semata wayang nya yaitu tongli.
“ kamu sangat cantik “ puji silyan saat melihat youning dan mengusap pipi youning , dan semua berubah ketika silyan melihat yu yan yang sedang tersenyum melihat perlakuan manis nya kepada youning
“ Dia anak angkat tuan baiyou bukan yang entah asal usulnya dari mana “ ucap silyan yang sontak membuat seisi ruangan pada saat itu terkejut bukan main.
Ketika youning hendak menimpal kata-kata silyan tetapi yu yan terlebih dahulu mencegah nya dan hanya memberi silyan senyuman. Bagai luka baru yang di beri air jeruk nipis yang terasa begitu perih namun yu yan tidak memperlihatkan nya sama sekali. Ying jie pun tidak habis fikir dengan apa yang di dengarnya.
“ dan dia , brandalan yang sering mengacau dulu kan.
Semoga anak ku tidak pernah jatuh hati padanya , walaupun dia tampan tetqpi dari karakternya yang sangat tidak bisa di segani. Mungkin karena dia di asuh juga oleh tuan baiyou maka dirinya bisa wibawa seperti sekarang “ kata silyan yang sangat menyinggung bagi ying jie. Silyan memang menyandang sebagai perempuan yang bermulut tajam.
Ying jie yang sudah termakan emosi ingin sekali berbalik mengatainya namun di cegah oleh yu yan. Yu yan memberikan senyuman nya untuk ying jie agar ia tidak terpengaruh oleh emosi sesaat yang di sebabkan dengan perkataan silyan.
“ Jaga bicara mu “ gertak vanderman pada istri nya yang hanya di tanggapi dengan lirikan mata yang tajam oleh silyan.
“ Mari makan “ baiyou yang mencairkan suasana saat itu dwngan mwngajak mereka semua untuk menyantap hidangan yang sudah di persiapkan di atas meja makan..
Semua sudah duduk di kursi nya masing-masing namun tidak dengan yu yan , karena kursi yang seharusnya di pakai oleh yu yan telah di isi dengan tas milik silyan dan tongli. Entah apa yang mereka inginkan sebenarnya hingga membuat emosi youning dan ying jie bisa meningkat.
“ permisi nyonya , kursi itu di peruntukkan bagi orang-orang bangsawan bukan untuk menaruh barang yang tidak berharga“ sindir youning pada silyan dan tongli karen dengan sengaja nya mereka meletakkan nya di atas kurai yu yan.
“ kamu .... “ ucap silyan terhenti saat baiyou yang selaku tuan rumah sudah angkat bicara.
“ Bisakah kita menghormati makanan yang ada di depan kita “ ucap baiyou yang sedikit muak dengan percekcokan saat ini.
“ maafkan kelakuan istri serta anak saya tuan “ permohonan maaf vanderman atas perilaku istri dan anak nya
“ sudahlah , mari makan “ ucap baiyou mempersilahkan mereka untuk merasakan hidangan yang di sajikan
Mereka semua masih menikmati sajian yangbdi sajika oleh yu yan , namun yu yan sendiri tidak ikut andil dalam jamuan makan malam , baiyou yang sangat mengenali yu yan begitu bangga dengan perlakuan yu yan yang tidak pernah memasukkan perkataan yang menyakitkan pada hatinya.
Terdengar suara dering telepon dan yu yan segera mengangkat nya. Terlihat ada rona kekhawatiran pada wajah yu yan yang sangat jelas.
“ Aku segera kesana “ ucap yu yan lalu menutup telfon , dengan tergesa-gesa yu yan mengambil mantel dan meminta ijin kepada baiyou untuk meninggalkan acara pertemuan ini. Dan baiyou hanya mampu memberi anggukkan tanda bahwa dia mengijinkan yu yan untuk pergi.
Youning yang sudah mengetahui dimana yu yan akan pergi sempat ingin berontak namun di cegah oleh baiyou dengan gelengan kepala nya tanda bqhwa baiyoi tidak mengijinkan youning untuk menghentikan nya.
Walaupun baiyou pun juga mengetahui bahwa apa yang sedang di tuju oleh yu yan adalah sebuah ancaman dan kesakitan. Namun bagaimana pun baoiyou maupun youning melarang yu yan , ia tetap akan pada pendirian nya.
Karena antara baiyou dan youning yang sudah berjanji tidak akan mencampiri semua urusan yu yan di batas luar kemampuan nya.
Dan ying jie yang hanya mampu melihat yu yan pergi tanpa pernah mengetahui untuk apa yu yan pergi dengan keadaan yang sulit untuk di artikan.
“ apa yang sebenarnya terjadi padanya , hingga antara tuan maupun youning sangat tidak menginginkan yu yan untuk pergi “ umpat batin ying jie yang melihat wajah sendu pada youning serta baiyou.
Bersambung...