Episode sebelumnya .... “Ngomong yang jelas. Siapa? Hercules? Herlambang? Heru?” Penyerang itu mengangguk membuat Ify mengangkat lututnya dari d**a sang penyerang. “Lo denger sendiri, kan? Suruhan Heru! Heru siapa lagi, sih?” omel Ify kepada Rio sambil berjalan pulang. Rio terkekeh sebelum menjawab, “CEO DAEHA GROUP yang kalah tender sama gue.” “Sial, kenapa selalu gue yang jadi incaran? Dikira gue nggak capek apa ngelawan mereka semua? Untung cuma lima.” Sepanjang perjalanan Ify terus mengomel dan menyalahkan Rio serta Alvin hingga tak sadar jika dirinya kini sudah ada di depan rumah. Pagar terbuka otomatis dan terlihat Rio yang sudah menunggu di depan pintu dengan segelas air yang mau tak mau membuat Ify mengembangkan senyumnya dengan lebar. **** Rio mengalihkan pandangan dari t

