Saat memasuki rumah Nala melihat Azka duduk di sofa ruang tamu. Pria itu langsung berdiri saat dia muncul. "Mama sama Papa lagi ke rumah Eyang, dan pulang besok," ucap Azka, padahal Nala sama sekali tak bertanya. Dan itu artinya di rumah hanya ada mereka berdua, sebab Nathan pergi bersama teman- temannya. "Duduk. Mas mau ngomong." Azka menunjuk sofa dengan gerakan kepalanya. Ucapannya tegas seolah tak ingin di bantah. Nala mengangguk, lalu menghampiri Azka. Lagipula dia juga harus bicara dengan Azka. Saat Nala duduk Azka menghela nafasnya berat. Seolah dia akan mengeluarkan beban yang begitu besar, Azka bahkan berdiam beberapa saat sebelum berucap pelan, "Tentang ucapan kamu tadi, Mas harap kamu benar-benar melupakannya. Selama ini Mas hanya menganggap kamu adik Mas, gak lebih. Jadi

