bc

KARAM

book_age18+
2
FOLLOW
1K
READ
family
drama
sweet
no-couple
wife
like
intro-logo
Blurb

Dari banyak nya gulungan ombak yang menghantam,satu badai besar datang dengan mengejutkan.

Akankah sang Nahkoda mampu menghalau badai besar dan membawa awak nya sampai menepi di tujauan ? ataukah menyerah dengan alam dan membuat nya hancur lalu Karam ?

Ketika hari yang manis berubah menjadi dilema dan keraguan,atau mungkin menjadi luka yang teramat menyakitkan ?

Widari Maharani.

Ditengah suka cita dan meriahnya pesta ulangtahun putri sulungnya,Widari Maharani menemukan sesuatu di handphone suaminya yang membuatnya penasaran.Hingga dia memutuskan mencari tahu dan menyelidiki sendiri suaminya yang membuat rasa percayanya terkikis.

Sampai pada puncak nya,dia mengetahui sesuatu dari suaminya yang amat sangat menyakitkan untuk dirinya.........

chap-preview
Free preview
01.ada apa ?
"Qila....." Panggilnya nya kepada si sulung yang sedang asyik berceloteh bersama teman temannya,begitu anggun dengan balutan gaun cantik berwarna merah muda,sangat sempurna ditubuh mungilnya dengan tambahan sayap di punggung dan tongkat kecil sebagi penyempurna penampilan nya. Seraya tersenyum 'Qilla' gadis manis yang dipanggil menghampiri ibunya "Iya ma ?..." "Qila lihat papa sayang ? " "Tadi di depan ma,lagi ngobrol sama om om" Jawabnya "Oh oke,makasi sayang" imbuhnya lalu mengusap pucuk kepala anaknya dengan gemas "Ishh...mamaaaaa,rambutnya Qila rusak nantii" Rengeknya sambil memajukan bibirnya beberapa centi,ahhh dia sangat menggemaskan pikirnya "Heheeeee....maaf ya sayang,yaudah mama susulin papa Qila dulu sebentar ya" "Heem" jawabnya Dari kejauhan si istri melihat sang suami sedang asik bercengkrama dengan beberapa rekan kerjanya.memperhatikannya dengan seksama.memikirkan betapa beruntungnya ia memiliki suami sepertinya.walau pernikahan mereka diatas perjodohan.tapi dia begitu jatuh cinta dengan segala tanggung jawab dan kasih sayang yang berlimpah padanya dan kepada putri kecilnya.melihatnya,mangingatkan nya akan masa lalu.dimana semua cerita mengalir begitu saja dan tanpa disangka-sangka Keluargaku pindah ke kota hujan ini saat nenek sakit.usiaku waktu itu sekitar 10tahun.kelas 3 SD.bapak awalnya menyarankan nenek untuk ikut saja dengan kami ke kota yang berada di pusat jawa.Solo.karena paman pun sedang berusaha mengais pundi di negeri tetangga,dengan memboyong istri dan anaknya.alhasil hanya bapak satu satunya yang nenek punya.tapi nenek menolak meninggalkan kota penuh kenangan itu.bapak mengalah,dan kamipun pindah dari kota Solo ke kota hujan ini.bapak lahir dan besar disini lalu setelah lulus SMA mencari peruntungan di kota tetangga.Solo.kota yang menjadi saksi tumbuh kembangnya mama.kota yang mempertemukan keduanya.kota yang menjadi saksi ketika janji suci mereka terlantun sakral. Kami.aku dan mas Rayhan. bertetangga saat kecil,bahkan sejak SD sampai SMP selalu satu kelas.orangtua kami juga cukup akrab. Orangtua mas Rayhan dulu punya toko kecil depan rumahnya,itu sumber penghasilan mereka waktu itu. Hingga menginjak kelas akhir di SMP. nenek berpulang. Bapak memutuskan untuk kembali ke kota kelahiranku setelah aku lulus SMP.sejak kembali,aku tidak pernah mendengar kabar bahkan nama seorang Rayhan Ahmad Dirgantara itu. Sampai ketika aku bergelar S.Mat.aku memilih membawa mama kembali ke kota hujan ini,untuk memulai kehidupan baru.menyembuhkan luka kehilangan.dengan bekal dari alm bapak,kami membeli sebuah rumah minimalis untuk tempat berteduh.sisanya mama memilih membuka toko kue di sebelah rumah,cukup strategis karena dekat dengan jalan utama. Aku ? aku memutuskan untuk mengajukan permohonan mengajar matematika di beberapa sekolah menengah.setelah menunggu cukup lama akhirnya aku di terima sebagai guru honorer di salah satu SMA dikota ini. Dan.semesta mempertemukan ku kembali dengan seorang Rayhan. Kami cukup dekat,tapi tidak begitu dekat.ya,sejak dulu ketika bertetangga aku seperti figuran untuknya.begitupun dia dihidupku.jadi walaupun satu kelas dalam 7tahun kurang lebih,kami tidak sebegitu dekat. Tahun ajaran 2015.pertamakali aku memperkenalkan diri di depan anak murid sebagai guru baru mereka. Sampai pada akhir tahun 2017.tidak ada hujan atau petir atau badai.tiba tiba keluarga mas Rayhan datang untuk meminangku.bagai terjungkal ketika tertidur pulas.aku terkejut dengan permintaan tiba tiba dari keluarga mas Rayhan. "Bukannya pak Rayhan punya pacar ya ?" Pertanyaan polosku waktu itu.memang aku tidak pernah melihat secara langsung sosok perempuan yang selalu dia post di f*******: dan w******p miliknya.tidak pernah juga aku melihat seperti apa wajahnya,karena ketika dia memposting foto wanita itu,selalu membelakangi kamera atau jika tidak.wajahnya selalu ditutup emoticon 'love'.tapi aku yakin pada saat itu dia memiliki kekasih.karena tidak mungkin jika sepupu atau saudaranya sedekat itu dengannya. Butuh beberapa minggu mama meyakinkan ku bahwa nak Rayhan itu pilihan yang tepat.lelaki baik dari keluarga yang sebelumnya pernah kami kenal.akhirnya dengan pertimbangan dan wajah memelas mama yang segera ingin menimang cucu katanya.akupun luluh dan menerima lamaran dari keluarga mas Rayhan. Tentusaja dengan mereka yang meyakinkanku bahwa mas Rayhan telah tidak memiliki hubungan apapun dengan permpuan manapun. "Saaahhhhh......" Ketika kata itu menggema,melihat mama menitikan airmatanya.menyaksikan mas Rayhan menggaungkan janji suci nya dihadapan paman.dihadapan semua orang.terutama dihadapan Tuhan kami yang maha Esa. Kala lantunan doa terpanjat dengan sungguh sungguh,aku berjanji pada diriku sendiri untuk menerimanya,mencintainya sepenuh hati.mengabdi dan berbakti kepada mas Rayhan..... Kami awalnya memang hanya saling kenal tanpa saling memahami. seiring waktu berjalan aku mulai menemukan kehangatan dalam diri mas Rayhan.terlebih ketika putri pertama kami lahir"Aqila Afiza Dirgantara" ucapnya dengan penuh haru dan tangis bahagia. Adzan berkumandang di telinga sebelah kanan putri kecilku"Arumi Adelia Dirgantara" Tepat setelah mas Rayhan mengumandangkan kalimat adzan terakhirnya.Arumi.putri kedua kami memilih pergi meninggalkan kami.aku,mas Rayhan,juga kakak perempuannya yang saat itu masih berumur 3tahun.ya,setelah Aqila aku sapih.tidak lama dari itu aku kembali mengandung putri keduaku. Terpukul ? Tentu saja.tapi betapa sabarnya mas Rayhan menyemangati ku.walau aku tahu jika luka yang kami rasakan sama besarnya.sama dalamnya.tapi dia begitu tegar dan dengan dewasa nya menghadapi ujian kali ini. "Sayang....." "Astagfirullah mas.ngagetin aja....." Imbuhnya kesal "Hehe..bukan mas yang ngagetin, lagian kenapa bengong si ? Bae bae kesambet ...haha" ledek sang suami "Tadi mas liat kamu cuma liatin mas aja di depan,kenapa ? Terpesona ya ? Hayo ngakuuuuu...." Apa katanya ? Terpesona ? Ya memang aku terpesona,setiap hari bahkan rasa nya semakin besar ketika melihat tanggung jawab dan kasih sayangnya kepada kami.aku dan anaknya. "Qila udah tidur ?" "Udah barusan ,efek heboh banget dia tadi siang jadi tidur cepet"sang suami membulatkan mulut kemudian "Cape banget kamu kayaknya ?" "Heem,nyiapin acara tanpa EO itu sungguh menguras tenaga suami ku sayang...." Goda nya kepada sang suami "Dua acara sekaligus" lanjutnya "Kamu luarbiasa sayang" "Aku tau mas,aku tauuuuu" "Alhamdulillah ,dibalik semua pencapaian mas ada kamu yang selalu sabar dan senantiasa mendoakan suami tercinta mu ini...." Godanya sambil menjawil hidung si istri "Semoga tetap seperti ini mas" 'semoga tetap seperti ini tuhan' pintanya dalam hati Sang suami yang lebih memilih membersihkan diri terlebih dahulu,beranjak ke kamar mandi dan memulai ritual nya. Sedang sang istri berbaring menghadap langit langit dengat penuh rapalan pinta kepada Tuhan nya yang maha Esa. 'triing.....' Tiba tiba suara notifikasi terdengar nyaring di keheningan.gegas aku mendekat dan meraih ponselku'tidak ada' pikirku.lalu beralih ke ponsel mas Rayhan dan benar saja, notifikasi itu berasal dari sana. +6288....... 'siapa?' Penasaran Widari membukanya dan isi di dalamnya membuatnya bingung dan semakin penasaran Pesan tersebut berupa sebuah foto.foto seorang anak laki laki seumuran anaknya dengan keterangan 'RAYYAN ALEANDRA DIRGANTARA' dahinya mengernyit'anak siapa ini ? Sepertinya belum pernah liat.'tanya mas Rayhan aja lah nanti'batinnya bermonolog Tak lama muncul keterangan diatas jika sang pengirim sedang melakukan rekaman audio,hingga 'Triing...' "Hai daddy"...........

editor-pick
Dreame-Editor's pick

bc

The Golden Lycans

read
98.9K
bc

My Biker Stepbrother, My Ruin

read
24.8K
bc

Hate Should Be A Hockey Term

read
6.2K
bc

Winter's Mate: Fated on Ice

read
8.7K
bc

The Rejected Mate

read
2.0M
bc

Made To Be Broken - The Boston Hawks Hockey Series

read
200.7K
bc

Varsity Bad Boy Series

read
226.4K

Scan code to download app

download_iosApp Store
google icon
Google Play
Facebook