Part 10 (Pelukan Hangat)

1302 Words

"Sore Windy," sapa Erik ketika bergerak mendekati Windy. Gadis yang tengah terbaring itu menyambut kedatangan Erik dengan senyum tipis. Tatapan Windy kini beralih untuk seorang pria yang tengah berjalan di belakang Erik. Windy tidak mengenali pria itu. Namun, ia cukup akrab dengan mata pria tersebut. "Eh, pelan-pelan, Win." Erik dengan sigap membantu Windy yang detik ini berniat untuk bangun. Ia kemudian membantu Windy duduk bersandar dialasi bantal. "Maaf udah ngerepotin kamu, Kak," kata Windy. Ia merasa sungkan saja karena orang sesibuk Erik sampai sempat-sempatnya menyempatkan waktu untuk menjenguknya. "Nggak perlu merasa sungkan, Win. Masa iya kamu lagi dirawat di rumah sakit, aku sampai setega itu nggak bisa jenguk." Windy lagi-lagi mencuri pandang pada lelaki yang posisinya

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD