Selamat membaca ... "Hai, sudah lama tidak bertemu . Apa kabar?" "Nadien? Ini serius Nadien? Gue gak lagi mimpi kan?" Adit masih terus mengucek mata yang mengatur apa yang di lihat itu tidak hanya halusinasi karna efek alkohol. "Iya, ini gue. Kalian apa kabar?" "Duduk dulu Dien, baru kita ngobrol. Biar enak" Nadien mengangguk, lalu duduk di samping Gara. "Kita baik, suka yang lo liat. Dan lo apa kabar?" Tanya Satria. " Lihat, aku baik-baik saja ." Jawab nya sambil tersenyum. "Kemana aja?" Tanya Gara dingin. Nadien terkekeh. "Masih aja kaya dulu, kalo ngomong setengah-setengah." "Sebelum gue mau meminta maaf karena gue pergi tanpa ngabarin kalian. Tapi, semuanya ada alasan." Nadien menghela nafas sebelum melanjutkan ucapannya. "Aku harus ikut bokap ke Australia, Bokap lagi sakit s

