bc

Bundaku dr.Kanaya

book_age18+
23
FOLLOW
1K
READ
others
drama
comedy
sweet
humorous
heavy
mystery
scary
spiritual
like
intro-logo
Blurb

Kanaya Az-Zahra sedari kecil dia bercita cita ingin menjadi Dokter anak, Kanaya yang sangat menyukai anak anak dia tidak suka melihat ada anak anak yang sakit.

Elsa Elzahra Mumtadz salah satu pasien yang sudah di tinggalkan ibunya sejak usia 2 tahun, Elsa yang kini berusia 3 tahun, anaknya pendiam dan sulit berkomunikasi dengan orang lain karena tidak mendapatkan kasih sayang seorang ibu, tiba tiba berubah menjadi anak yang ceria setelah bertemu dengan dr.kanaya

Ariyan Ashraf Mumtadz papa dari Elsa Elzahra Mumtadz seorang yang jutek namun sangat perhatian terhadap keluarga.

bagaimana kisah mereka selengkapnya? yu jangan lupa tap love nya ya..... terimakasih

chap-preview
Free preview
Pemakaman...
Suasana rumah duka kini telah ramai oleh para pelayat dari berbagai usia mengingat Ardika Diano Mumtadz adalah seorang guru SMP, banyak dari para murid satu sekolahan tempatnya mengajar berbondong bondong datang untuk melayat guru mereka, Ardi adalah sosok guru yang humble, ramah bahkan banyak dari siswanya yang banyak di bantu dari segi biaya bagi yang kurang mampu, namun siapa sangka sosok guru yang banyak di cintai para muridnya ini harus pergi di usia yang masih sangat muda, bahkan 2 hari lagi Ardi akan berulang tahun yang ke 35 tahun, para pelayat datang silih berganti dan juga teman teman seprofesinya yang memenuhi ruang tamu mengucapkan bela sungkawanya kepada ibu Ardi dan keluarga. seorang ibu duduk sambil terisak di hadapan jenazah Ardi sambil membaca ayat ayat Al Qur'an,, huaaaa.... huaaa.... huaaaa.... seorang anak perempuan berusia 2 tahun menangis karena ketakutan melihat banyak orang orang yang tidak di kenal, maaf Bu dari tadi Elsa nangis terus, seru Ratih pengasuh yang sudah satu tahun ini bekerja sambil menghampiri Bu Mutia ibu dari almarhum Ardi, huaaa... huaaa .. Elsa terus menangis di hadapan jenazah ayahnya yang sudah terbujur kaku, sini sayang sama nenek, Bu Mutia pun memangku Elsa dengan masih mata yang basah, Nenek nanis Juda, Elsa dengan bahasa khas anak anak yang belum lancar bicara ini bertanya karena melihat neneknya menangis seperti dirinya, Bu Mutia memaksakan diri untuk tersenyum, cucunya belum memahami situasi Yang sedang terjadi dia tidak tau kalau ayahnya pergi untuk selamanya, Nenek tenapa ayah bobo teyus, Elsa bertanya dengan wajah polosnya, iya sayang ayah sekarang sudah pulang ke surga jadi dia tidak akan Bobo bareng Elsa lagi, seru Bu Mutia sambil meneteskan air matanya, Ardi anak sulungnya telah pergi untuk selamanya dengan meninggalkan Putri kecil yang masih sangat membutuhkan kasih sayang orang orang tua, huaaa... Elsa turun dari pangkuan mendekati ayahnya, ayah ayo banun temenin Eca main yah Eca mau jayan jayan cama ayah, tata ayah temayen mau ajak Eca matan ekim di moy, ayo yah banun Eca mauna bobo di teyonin ayah. ( ayah ayo bangun temenin Elsa main yah, Elsa mau jalan jalan sama ayah, kata ayah kemaren mau ajak Elsa makan eskrim di mall, ayo yah bangun Elsa maunya Bobo di kelonin ayah ). huaaa... huaa... huaaa... Elsa menangis sambil menggoyang goyang jenazah Ardi yang tidak juga membuka matanya padahal biasanya kalo Ardi lagi tidur di cium Elsa langsung terbangun tapi hari ini ayahnya tidak mau bangun dia tetap tidur tak bergeming, ayah jahat ayah Puyang ga ajak Eca huaaa... Elsa terus menangis, melihat semua itu membuat para pelayat ikut menangis terisak melihat bagaimana Elsa berusaha membangunkan ayahnya yang jelas tidak mungkin bisa bangun lagi, sini sayang Elsa sama papa ya, Ariyan menghampiri Elsa yang masih terus menangis, Tadi Ariyan sibuk menghadapi para pelayat yang datang karena tinggal dia satu satu nya laki laki yang tersisa di rumah ini, Ariyan Ashraf Mumtadz adik dari Ardika Diano Mumtadz tahun ini genap berusia 28 tahun, Elsa yang memang sangat dekat dengan Ariyan langsung saja mengangkat tangannya minta di gendong. ayo Bu sudah saatnya kita ke pemakaman, mobil ambulance sudah siap di depan, Ariyan berkata sambil menggendong Elsa dan bersiap untuk acara pemakaman. Isak tangis mengiringi acara penguburan Ardi, para pelayat anak anak didik Ardi yang ikut ke pemakaman juga tidak bisa menahan tangis sedihnya di tinggal guru kesayangan mereka. "papa tenapa ayah di macukin tanah nanti ayah cakit pah?", Elsa bertanya dengan wajah polosnya, engga sayang ayah udah ga akan sakit lagi sekarang, ayah sekarang nungguin kita di surga, Ariyan mencoba menjelaskan sesuai kapasitas daya serap anak anak. Suasana malam di rumah keluarga Mumtadz ramai dengan acara takziah dan tahlilan selama 7 hari berturut turut, Ariyan lah yang bertanggung jawab atas semuanya kini mereka hanya tinggal bertiga saja, Ariyan, Bu Mutia dan juga Elsa, otomatis Ariyan lah kepala rumah tangga di rumah ini. ~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~ tok.. tok .. tok.. Dokter Kanaya ini pasien terahir, suster Dinda masuk bersama orang tua pasien, selamat malam Dokter sapa orang tua pasien tersebut, malam bapak, ibu silahkan duduk, Kanaya mempersilahkan orang tua pasien nya dengan senyum ramahnya, suster Dinda memberikan rekam medis pasien bayi berusia 9 bulan, Kanaya mengambil data rekam medis pasiennya dan hasil tes lab nya menunjukan suhu tubuh 37°c HEMOGLOBIN 10,1 HEMATOKTRIT 32,0 LEUKOSIT 7,1 TROMBOSIT 368 BASOFIL 0 EOSINOFIL 0 BATANG 2 SEGMEN 73 LIMPOSIT 22 MONOSIT 3 jadi bagaimana keadaan anak kami Bu dokter? tanya kedua orang tua pasien. begini bapak ibu dilihat dari hasil lab menyatakan bahwa hasil pemeriksaannya, tampak bahwa semua indikatornya secara umum masih dalam batasan normal. Hanya saja, kadar hemoglobin dan hematokritnya sedikit menurun. Kondisi ini bisa terjadi karena beragam pencetus, yang tersering adalah kekurangan beberapa jenis nutrisi (seperti zat besi, asam folat, vitamin B12), gangguan pada sumsum tulang belakang, beberapa jenis keganasan, perdarahan, gangguan ginjal, anemia hemolitik, dan banyak lagi gangguan medis yang lain. apakah anak bapa ibu mengalami kejang, mengalami ruam kulit, muntah, diare,? Alhamdulillah tidak Bu dokter, ucap ibu pasien,oke baik, Kanaya kemudian menuliskan resep, jika nanti suhu tubuhnya masih 37°celcius tolong berikan Paracetamol dan kompres hangat ya bu,Jaga kebersihan tubuh anak berikut lingkungan di sekitarnya Jauhkan anak dari orang yang sakit menular, biarkan anak cukup istirahat, beri anak ASI serta MPASI yang bergizi seimbang supaya imunitasnya membaik ya Bu, pungkas Kanaya menjelaskan. apakah ada yang mau ibu tanyakan? ungkap Kanaya, tidak Bu dokter terimakasih ucap ibu pasien, iya Bu sama sama semoga lekas sembuh ya de, Kanaya mengusap pipi bayi mungil itu sambil tersenyum, terimakasih banyak ya Bu dokter ucap ibu pasien, iya Bu sama sama silahkan ini resepnya, Kanaya sambil menyerahkan kartu resep tersebut. ah ahirnya selesai juga Kanaya meregangkan otot otot nya yang terasa pegal setelah seharian bekerja. jalanan malam di Bandung memang cukup padat hari ini Kanaya pulang sendiri ia berencana mau mampir dulu ke tempat si kembar kangen juga udah lama ga ngumpul ngumpul dengan para sahabatnya itu. tin..tin... Kanaya membunyikan klakson di depan pagar rumah berwarna hitam di daerah komplek melati, cekkkk... ah elah Nay Lo tinggal masuk aja pake acara berisik segala, ganggu tetangga ntar itu kelakuan Lo tau, Alexa keluar sambil berdecak melihat kelakuan sahabatnya kalau Dateng suka manja minta di bukain pintu padahal tinggal masuk aja apa susahnya, Kanaya nyengir nyengir syantik aja seolah dia ga punya salah. kini mereka berlima sudah berkumpul di ruang tamu dengan berbagai macam cemilan, Lo ko malem amat Dateng nya Nay Aisyah bertanya, iya tadi ada pasien gue yang terahir bayi umur 9bulan jadi agak lama ngurusin dia, jawab Kanaya. kring..kring.. kring.. ponsel milik Aisyah bunyi, Aisyah hanya melirik sekilas terlihat nama Adam tertera di layar lalu dia mengabaikanmya, mbak Aish kenapa ga di angkat? tanya Nabila heran, ah biarin aja lagi males, mbak Aish lagi berantem ya Sama bang Adam, kepo Nabila emang udah tingkat wartawati kalo belum mendapat jawaban yang jelas ya terus di cecar sampai keluar kebenarannya heheee sepertinya Bunda Nabila ngidamnya pengen ngunyah mikrofon reporter kali ya, engga juga lagi males angkat aja ungkap Aisyah. hayu nih makan dulu bakso nya udah Mateng Alexa menghidangkan bakso buatannya yang biasa di jual sehari hari di kedai depan kampus, hari ini Alexa libur jadi bisa ngumpul ngumpul bareng BESTie.

editor-pick
Dreame-Editor's pick

bc

TERNODA

read
199.2K
bc

Hasrat Meresahkan Pria Dewasa

read
31.0K
bc

B̶u̶k̶a̶n̶ Pacar Pura-Pura

read
155.9K
bc

Sentuhan Semalam Sang Mafia

read
189.4K
bc

Dinikahi Karena Dendam

read
234.1K
bc

Setelah 10 Tahun Berpisah

read
68.2K
bc

My Secret Little Wife

read
132.3K

Scan code to download app

download_iosApp Store
google icon
Google Play
Facebook