Hari ini Rey mendapat kesialan bertubi tubi, setelah di kerjai adik kembarnya, lalu telat ke sekolah dan berakhir mengepel di koridor dan ternyata tidak jadi ulangan, tau gini mending bolos aja.
Untungnya semua sudah masuk kelas dan tidak ada yang tau kalau Rey sedang mengepel. Jadi tidak ada yang merecokinya
"Njir, dikerjai setan kembar, jatuh kepeleset, sekarang disuruh ngepel, mana gak jadi ulangan lagi tau gini mending tidur dirumah. kesialan apa lagi yang akan datang?!" Gumam Rey sambil mengelap peluh di dahinya "dibikin asik aja kali ya"
Waktu abang pergi ke Siborong-borong
Datang hujan yang amat deras lah
Terkejut abang terheran - heran
Rey bernyanyi sambil mengepel dan sesekali bergoyang. Untung koridor sedang sepi karena masih jam pelajaran
Sebab abang belum pernah kesana
Untung datang namboru panjaitan
Martarombo kami di jalan
Diajaknya aku ke rumah dia
Makan daging.....
Srettt
Bungh
"ANJING!?!" Umpat seseorang memotong nyanyian Rey
Mendengar suara seseorang yang pasti bukan dari dirinya, Rey membalikkan badan dan menemukan seorang gadis berhoodie maroon sedang terduduk di lantai
"Lo ngapain duduk di situ? Ngemis?" Tanya Rey membuat gadis itu mendongak
"LO!?" Kaget gadis itu "ngemis mata lu!? kalo ngepel tuh yang bener kadi kepleset kan gue" Omel gadis itu
"Dih, udah tau baru dipel malah lari lari" Cibir Rey membela diri
"Gue gak lari ya. Lo aja yang pelnya gak becus" Bela gadis itu sambil berdiri dan mengelus pantatnya yang terasa nyeri sehabis mencium lantai
"Lo lari ogeb" Ucap Rey datar
"Dih, kok lo nyolot orang gue gak lari" Ucap gadis itu lalu mengambil gayung yang ada di ember pel Rey
"Jelas jelas lo lari kok" Ucap Rey santai
"Enggak!?!" Bantah gadis itu lalu....
Byurrr
Gadis itu menyiram Rey menggunakan air bekas pel. Rey menggeram lalu merebut gayung dari gadis itu
"Udah jelas jelas lo nya lari kok, kenapa lo malah nyiram gue? Mau lo apasih?" Tanya Rey sambil mengisi gayung dengan air bekas pel.
"Mau gue? Lo jadi kacung gue karna lo udah melukai p****t bohay gue" Jawab Key ya gadis itu Key
"Dih ogah amat--"
Byurrr
"Makan noh p****t bohay, makan" Ucap Rey setelah menyiram Key menggunakan air bekas pel
"ANJING!?!" Umpat Key lalu merebut gayung dan mengisinya lagi
Byurrr
Key kembali menyiram Rey. Rey merebut gayung lalu mengisinya dan menyiramkannya pada Key lagi. Dan terjadilah aksi siram siraman di koridor. Tanpa mereka sadari, bel istirahat sudah berbunyi tiga menit yang lalu
Hal itu membuat aksi siram siraman antara Rey dan Key menjadi tontonan gratis hingga....
"REYY KEYY!?!" Teriak seorang guru wanita yang biasanya dipanggil 'BuAs' oleh murid nakalnya
"APA?!?" Tanya Rey dan Key bersamaan dengan nada membentak karena belum menyadari siapa yang memangilnya
"HEH!?!" Tegur Bu As sambil memijat pelipisnya karena pusing menghadapi kedua anak muridnya "ikut ke ruangan saya" Perintah Bu As
"OGAH!?!" Tolak Rey dan Key bersamaan dan masih dalam mode membentak
"Reynand Deano, Keyla Raqueena" Panggil Bu As pelan yang mudah ingat dengan muridnya walaupun Key murid baru
"Eh ada ibu cantik" Sapa Rey kikuk sambil menggaruk tengkuknya yang tidak gatal
"Gosah gombal kamu" Peringat Bu As membuat Rey nyengir
"Pagi bu, sejak kapan di situ?" Sapa Key
"Sejak negara api menyerang" Jawab Bu As asal
"Wuih kapan itu bu?" Tanya Rey
"Satu menit yang lalu" Jawab Bu As asal
"Sekarang masih?" Tanya Key
"Masih" Jawab Bu As
"KABUR....LARI.....NEGARA API MENYERANG!?!?!" Pekik Key lalu berlari diikuti Rey di belakangnya
Merasa dikecoh Bu As pun tersadar dan...
"REYNAND!?! KEYLA!?!" Teriak Bu As menggelegar
Mendengar teriakan menggelegar memangil namanya, Rey pun menjawab "MAKAN BU, LAPER" Teriak Rey yang masih berlari menuju lantin begitu pula dengan Key
*******
Di kantin
Rey memasuki kantin dengan baju yang baju olah raga, sebelum ke kantin, Rey memang menyempatkan diri pergi ke loker dan berganti baju. Rey lalu berjalan ke meja pojok kiri yang sudah di isi tiga orang
"Emang ada olahraga Rey?" Tanya Vano heran
"Kagak" Jawab Rey
"Lah lu napa pake olahraga?" Tanya Rafa
"Baju gue basah" Jawab Rey
"Kok bisa?" Tanya Regan yang sedari tadi hanya menyimak
"Jadi gini....." Rey menceritakan kejadian yang dialaminya mulai dari telat ke sekolah lalu dihukum ngepel dan adu bacot yang di sertai siram siraman air pel
Dan di meja lain tepatnya di pojok kanan ada tiga orang perempuan yang sedang menunggu satu teman nya
"Si Key berangkat gak sih?" Tanya Rachel karena sedari tadi menunggu Key, tapi Key tak segera menampakkan batang hidungnya
"Tadi sih katanya mau berangkat, tapi telat" Jawab Nella
"Mana sih tu anak?" Tanya Rachel yang dibalas gedikan bahu Nella dan Naya
Hingga ada seorang gadis yang duduk di sebelah Nella, gadis dengan rambut basah. Gadis itu sedang mengeringkan rambutnya menggunakan handuk kecil
"Abis keramas Key?" Tanya Naya karena bingung melihat rambut Key yang basah
"Kagak" Jawab Key
"pasti abis mandi besar ya? lu abis ngapain hayoo"
"mulut lu, gue ga mandi besar b**o"
"Lah itu kok rambut lo basah?" Tanya Rachel yang heran karena rambut Key basah tapi katanya tidak habis keramas
"Disiram air pel" Jawab Key yang masih terus mengusap usap rambutnya
Rachel, Naya, dan Nella pun mengangguk anguk lalu..."WHAT?!?" pekik Rachel, Naya, dan Nella bersamaan
Masih dengan muka terkejutnya Rachel mengulang pertanyaan nya "what? Kok bisa?" Tanya Rachel
"Ya bisalah tinggal siram aja repot" Jawab Key sewot yang kemudian dibalas decakkan sebal oleh ketiga sahabatnya
"Siapa?" Tanya Nella
"Siapa apanya?" Tanya Key bingung
Nella berdecak "siapa pacarnya Manurios?" Jawab Nella asal "ya siapa yang nyiram g****k" Sambung Nella
"Ohh pacarnya Manurios? Ya gue lah" Jawab Key
"Ketemu di mana?" Tanya Naya yang sedari tadi hanya menyimak
"Ketemu apa lagi?" Tanya Key geram
"Manurios" Jawab Naya polos
"Di lapangan" Jawab Key asal
Mata Naya berbinar "Beneran?" Tanya Naya yang langsung di balas anggukan kepala Key "oke, bye duluan" Pamit Naya lalu pergi dari kantin
Merasa pertanyaan nya belum dijawab, Nella kembali mengulang pertanyaan nya "siapa yang nyiram lo?"
"Seblak dingin" Jawab Key acuh dan malah bermain ponsel
"Seblak dingin?" Tanya Nella bingung lalu menatap Rachel dan Key bergantian untuk mencari penjelasan
Rachel menggendikan bahunya "seblak dingin siapa Key?" Tanya Rachel
"Rey" Jawab Key acuh tanpa mengalihkan padangan dari ponselnya
"Kok bisa?" Tanya Rachel bingung
Key berdecak lalu mendongak menatap kedua sahabatnya "ya bisalah" Jawab Key acuh lalu kembali mengalihkan padangannya ke ponselnya kembali
Rachel berdecak kesal lalu merebut ponsel Key "ck! ceritanya gimana?" Tanya nya
Key berdecak "ck! Balikin hp gue elah" Pinta Key
"Cerita dulu elah" Suruh Rachel
Key memutar bola matanya malas "jadi ceritanya...." Key diam sejenak "Nungguin ya?" Tanya Key dengan watadosnya
Rachel dan Nella menatap Key "beneran elahh"
"Ish! Iya iya jadi....." Key menceritakan kejadian yang di alaminya dari mulai terpeleset lalu adu bacot dan terakhir adegan siram siraman air pel
"Untung aja lo tadi masih pake jaket, kalo gak mungkin baju lo terawang" Celetuk Nella
"Iya, dan gue bakal bales perbuatan dia" Ucap Key di sertai senyuman miringnya
"Lo mau bales gimana?" Tanya Rachel
Pertanyaan Rachel membuat Key berpikir keras untuk membalas perbuatan Rey. Di tengah Key berpikir, tiba tiba......
Brakkk
"ANJING!?!" Umpat Key, Rachel, dan Nella bersamaan yang kaget karena gebrakan meja
"Mana Manurios? Lo boong ya?" Semprot Orang itu yang ternyata Naya
Key menunjukkan cengiran khasnya lalu mengotak atik ponselnya dan menunjukannya pada Naya "Nih!?"
Naya mendegus kesal "itu Mario bros, bukan Manurios" Ucap Naya setelah melihat ponsel Key yang menujukan gambar seorang kartun bintang game. Dan....
Kringgg
"Anjing, belom juga makan udah bel aja" Gerutu Nella
Mereka memang berniat masuk kelas jam ke tiga, itupun karena ada ulangan, kalo gak ada mungkin malah cabut ke mall
Para cumi pun berdiri hendak pergi ke kelas mendadak terhenti karena ada para onta yang lewat di depannya
Liat aja balesan gue, Ucap Key dalam hati disertai senyuman miringnya