Long Time No See

1441 Words

Selesai dengan beberapa pilihan dress cantik di paper bag bawaan Arza, pemuda itu kini sibuk menarik Areta menuju sebuah toko penjual sepatu bermerek yang sudah pasti bereharga di atas puluhan juta. Tentu, Arza akan memberi barang-barang berkualitas pada calonnya. “Kamu tadi salah makan ya? Tiba-tiba belanjain saya begini. Sumpah, saya nggak butuh ini,” ucap Areta dengan nada pasrah kala kaki mereka sampai di dalam toko. “Kamu pilih aja, saya nggak tau selera kamu yang gimana.” Total abai pada protesaan Areta yang baru saja terlontar dari mulut wanita itu. Dan lagi-lagi, Areta hanya bisa berpasrah tanpa bantahan yang dia keluarkan. Itu percuma. Bantahannya tertelan percuma karena Arza yang dasarnya keras kepala. Berjalan menyusuri banyaknya rak yang menampung berbagai jenis alas kaki

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD