Tawaran

1212 Words

Masih berdiam. Terkejut, raut yang kentara dekali terlihat di wajah dua orang remaja tanggung di dalam sana. Satu yang masih duduk di sofa, satu lagi masih berdiri ambang pintu, berdiri dengan tampang yang sedikit banyaknya tampak senang. Sedangkan Areta, menatap bergantian dua orang itu, bingung juga melihat interaksi mereka berdua yang terlihat tak biasa. "Kenapa diem aja? Masuk," ucap Areta akhirnya, mengintruksi adiknya untuk sadar dari lamunan, pun gadis yang duduk di seberang sofa. "Nggak bilang kalau ada tamu," ucap Anze, mengambil tempat duduk di tangan sofa yang Areta duduki, dengan tatapan yang tertuju pada gadis yang kini mengalihkan pandangannya sambil berdeham pelan. Anze tersenyum tipis, tak tahan rasanya hatinya menjerit keras untuk moment manis yang sungguh membahagiaka

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD