Parasit

1208 Words

Kali ini, benar-benar Ibu sangat keterlaluan. Dengan mudahnya dia memintaku agar menceraikan Mas Dandi. Apa dia pikir perceraian semudah itu? Tidakkah dia berpikir bagaimana dengan nasib anak-anakku kelak. Mereka bukan barang yang bisa dibuang begitu saja. Mereka punya hati dan perasaan. Tak tahu lagi harus bagaimana menghadapi Ibu yang hatinya sekeras batu. Entahlah, apa aku sebaiknya berhenti saja mencari surga? Terlalu lelah menjalani semua ini. Tapi aku tidak boleh goyah hanya dengan perlakuannya. Ada yang jauh lebih penting. Jam sudah menunjukkan pukul 19.00. Saatnya makan malam. Mas Dandi belum menampakkan batang hidungnya. Bahkan mungkin dia tidak akan pulang malam ini. Terserahlah apa maunya. Hanya tinggal menunggu waktu saja baginya. Kelak dia akan menerima hasil dari perbuata

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD