Sembilan Belas """"""""""""""""""

1509 Words

Neli tidak sadar bagaimana ia bisa tidur dalam percintaan kasar yang Farhan lakukan, dan saat bangun sudah hampir jam lima pagi. Ia merasa tubuhnya seperti retak terbagi dua, lalu ia menemukan darah di spreinya. Neli segera menggulung sprei dan memasukkan ke dalam kopernya. Neli lalu memasang sprei baru. Ia masih telanjang saat melihat tubuhnya di cermin. Bekas ciuman Farhan di mana-mana, dan rasa lengket keringat berpadu airmata. Neli segera membungkus tubuhnya dengan handuk saat suara dalam kamar mandi tidak terdengar lagi. "Rasanya bukan ini," kata Farhan setelah mandi. "Mana sprei yang tadi?" "Sudah kubuang," kata Neli hendak masuk kamar mandi. Farhan tersenyum menarik tangan Neli kasar sampai tubuhnya terhuyung, "Meskipun kamu perawan aku akan tetap..." "Aku tahu." Neli tahu Allah

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD