bab 17

1121 Words

RB 17 * " Nobody said it was easy It's such too sadness for us to part Nobody said it was easy No one ever said it would be this hard..."  "Maass Normaaannn!!!!" Seketika Atha ambruk, begitu kain putih itu menutupi seluruh tubuh Norman. "Atha!" Caesar dan Dilan menyangga tubuh Atha. "Mas...jangan pergi," gumam Atha namun matanya masih memejam. Tiap kali Atha tersadar dari pingsannya, tiap kali itu pula dia meraung, menyebut-nyebut nama suaminya. "Tha...sabar, ya?" Maya merengkuh tubuh lunglai sahabatnya. "May...mas Norman, May. Kenapa dia ninggalin gue? Baru aja gue bahagia...Mas Norman..." erangnya. Maya membelai kepala Atha yang diperban akibat kecelakaan tersebut. Selain itu Atha juga mengalami patah tulang kaki. Atha terus menangis, meronta ingin memeluk Norman yang he

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD