Aku tidak mengerti dengan tingkahku sekarang. Sudah 2 hari berlalu semenjak Layla datang mengunjungi Rendra. Sejak itu aku mulai merasa aneh jika di dekat Rendra. Jangan menganggap bahwa aku sudah mulai menyukai atasanku, buang prasangka itu ke jongol. Aku membencinya, sangat membencinya. Sudah kubilang jika aku tak mengada-ada kan, aku serius dengan ucapanku. Jika nanti dia menemukan pasangan yang sebenarnya, kupastikan tipenya dari kalangan atas serba sempurna. Aku tidak marah maupun iri. Aku hanya merasa seperti perempuan murahan, mau saja dijadikan mainan Rendra. Terlebih, kenapa dia nggak meminta tolong ke Layla yang lebih tahu segalanya tentang dia. Kenapa harus aku ? Untuk kesekian kalinya aku mengulangi pertanyaan itu lagi. Aku tak punya teman bercurhat untuk melampiaskan kekes

