Chapter17-INSECURE

1325 Words

"Peluk hangat untuk diriku sendiri." . . . --- "Lo jadi cowok gak peka, ya." Perkataan Lusi sontak membuyarkan lamunan Naka. "Maksud lo?" "Omelan Ibu Lusi kemarin itu cukup menjawab pertanyaan lo selama ini. Pasti susah, kan, deketin Ceril?" Naka mengangguk. "Ceril takut kalau dia dapet cowok kayak si mantan sialannya itu. Terus Ibunya juga takut kalau Ceril disakitin lagi. Makanya dia gak bolehin Ceril pacaran," ujar Lusi sok tahu. "Bentar, tadi lo bilang kalau Ceril pernah diputusin dengan cara yang tidak mengenakkan. Maksud lo apa?" Naka menyuarakan rasa penasarannya. Lusi tersenyum miring dengan bibir penuh minyak. Ternyata nih cowok rempong juga, ya. "Cowok s****n itu mutusin Ceril dengan alasan fisik," kata Lusi dan menekankan kata fisik. Naka emosi sendiri mendengar

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD