Agatha memberanikan diri membuka pembicaraan. Dari pada perang dingin antara dirinya dengan Shana berkelanjutan, lebih baik dibicarakan sekarang. "Hmm," gumam Shana sebagai balasan. "Malem itu gue pergokin lo ketemuan sama Morus." Agatha memberanikan diri mengakui perbuatannya. Shana mengangguk kalem, "Gue udah tau." "Dari Arthur?" tanya Agatha memastikan. "Hmm," gumam Shana lagi. Agatha meraih lengan Shana, "Sha, gue cuma nggak mau lo jalan sendirian. Inget, kita itu harus solid. Jangan mentang-mentang dia berjanji bantuin lo, terus lo nurut-nurut aja gitu. Lo tuh kaya kerbau yang dicucuk hidungnya sama si Morus. Please, Sha, jangan percaya sama orang-orang yang baru lo kenal. Lo harus lebih percaya sama temen-temen lo." "Iya, gue juga nggak ada niatan b

