Chapter 20

1452 Words

    Arthur membuka gerbang rumah Shana. Ia lalu memasukkan mobilnya ke halaman rumah Shana. Arthur memencet bel rumah Shana. Ia berdiri di teras sembari menunggu Shana membukakan pintu. Rencananya ia akan pergi jalan-jalan bersama Shana, Agatha, dan Verrel. Mereka butuh melepas penat setelah lelah menjalankan ospek dan oleh-olehnya.     Tapi sebelum pergi, Arthur berniat melihat-lihat lagi bukti yang diberikan Morus pada Shana. Kemarin ia baru melihat beberapa dan belum semua.     Shana membukakan pintu. Cewek itu kelihatan acak-acakan. Ia melayangkan protes pada Arthur, "Kan perginya masih nanti."     Arthur mengangguk-angguk sambil mengikuti Shana masuk. "Gue sengaja dateng lebih awal. Gue mau liat-liat berkas yang Morus kasih."     Shana menoleh sejenak. Sementara Arthur berjalan ke

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD