Semua mendadak waspada saat tanah di sekitar mereka bergetar kuat seperti gempa bumi. Bahkan, pohon-pohon di sekiling mereka beberapa tumbang dan terhempas jatuh ke tanah sampai membuat debu mengepul di sana. Karina berdiri cepat dengan langkah pincang, berusaha melihat sebenarnya apa yang sedang terjadi. Gadis bermata ungu muda kini memegangi anak panahnya dengan bersiaga menunggu musuh di depannya. Edgar yang terluka cukup parah di sampingnya juga nekat berdiri, mencengkram gagang pedangnya dengan menggigit rahang kuat berusaha menahan sakit. Ellard juga memaksakan diri, walau masih gemetaran karena lelah, pemuda itu tetap mengangkat pedang dan berdiri bersama Karina dan juga Edgar. Sedangkan, Edmund dan Halord saling menempelkan punggung dengan kedua mata bergerak tidak tenang. Beru

