Freelance illustrator for children book, comic, etc. Love drawing, doing sketch and writing. Find me on instagram @artofdym to enjoy my personal art gallery or @ard_augu to read more story. Thanks.
"Like a traffic light, you can just go for it, slow down or stop loving someone. Nobody stays.”
Bagi Olin yang sedang terjebak dalam quarter life crisis, mencintai itu adalah sebuah ketololan. Di usianya yang ke dua puluh tujuh, lalu lintas pertanyaan 'kapan nikah' jadi makin intens dan kian menyebalkan. Beberapa cowok yang dikenalkan kepadanya hanya datang dan pergi atau cuma numpang lewat. Olin menjalani kencan buta hanya untuk memenuhi ekspektasi orangtua.
Trauma akan kegagalan orangtuanya dalam membangun kehidupan rumah-tangga membuat Olin merasakan patah hati yang paling patah. Saat orangtuanya menuntut Olin mencari calon suami yang sempurna, apa itu artinya hanya mereka yang boleh gagal sementara Olin tidak? Apa yang orang-orang cari dari sebuah pernikahan? Kalau pada akhirnya bercerai untuk apa dahulunya menikah? Olin tidak percaya pada pernikahan sampai kemudian dia bertemu dengan Rendy, cowok yang menganggap bahwa cinta sejati adalah sebuah kebohongan terbesar dalam hidupnya. True love is merely a white lie when you finally see the truth.
- Traffic Love -
Kirana belum mampu lepas dari bayang-bayang masa lalunya bersama sang mantan. Setelah pernikahannya dengan Willy, Kirana merasakan kekosongan. Hidupnya hampa. Terlebih setelah anak pertama mereka lahir, Willy makin jarang menyempatkan pulang untuk menemuinya. Willy lebih suka berada di Paris untuk bermesraan dengan bisnis.
Rahasia yang Kirana simpan rapat-rapat seorang diri, yang bahkan tidak diketahui oleh Gusti dan Windhy, sempat membuat Kirana depresi.
Sampai kapan Kirana akan menyimpan rahasia itu sendirian? Maukah Willy bersikap hangat dan memahami keputusannya jika Kirana mengatakan yang sebenarnya?
'Aku nggak akan ninggalin kamu' adalah hoaks pertama yang ada di muka bumi.
And the second hoax goes to ...
you.
•♡•
SILLY PROMISE
A novel by Dymar Mahafa
•♡•
“Apa?” Suara Arum tercekat. “Tapi kenapa?”
“Aku sudah lama menyerah pada impianku. Lagipula itu hanyalah suatu pemikiran anak kecil yang hanya asal bicara. Impian masa kecil itu perlu diperbarui ketika kita beranjak dewasa.”
“Kamu salah! Justru impian masa kecil adalah yang paling berharga. Impian itu murni. Datang dari hati yang suci. Apa hanya karena wanita itu kamu menyerah sekarang?”
“Siapa maksudmu?”
“Aku sudah tahu semuanya. Kamu akan segera menikah, kan? Apa karena itu kamu memutuskan untuk membuang impianmu?”
Juna menggeleng. “Bukan itu alasannya. Keadaan yang memaksaku menjauh dari impian itu. Ini semua demi baktiku pada orangtua. Aku harus membalas budi mereka yang telah banyak berkorban demi aku. Aku sudah dijodohkan. Hanya itu jalan yang harus aku tempuh. Aku harus menikah dengan gadis pilihan ayahku. Demi wasiat,” lirih Juna.
•♡•
SILLY PROMISE
A novel by Dymar Mahafa