HASRAT TERLARANG SANG PROFESORUpdated at Jul 4, 2026, 16:40
HATI-HATI!! BACAAN DIATAS 21++
Amerta Putri (22 tahun) adalah mahasiswi Fakultas Hukum yang sedang berada di fase paling membingungkan dalam perkuliahannya. Di saat teman-teman seangkatannya mulai mengajukan seminar proposal, Amerta justru masih berkutat mencari judul penelitian yang tepat. Ditambah dengan kesibukan magang yang menyita waktu dan tenaga, hari-harinya dipenuhi tumpukan jurnal, konsultasi yang tak kunjung membuahkan hasil, serta tekanan untuk segera menyusul teman-temannya menuju tahap skripsi.
Merasa penat dengan rutinitas yang terus berulang, Amerta akhirnya menerima ajakan kedua sahabatnya untuk pergi ke klub malam untuk pertama kalinya. Namun ternyata itu keputusan yang langsung disesalinya.
Alih-alih menikmati suasana, Amerta justru pusing melihat lampu yang berkelap-kelip, musik yang memekakkan telinga, dan berbagai pemandangan yang membuat wajahnya memanas. Setelah beberapa gelas alkohol yang bahkan tidak ia ingat rasanya, Amerta memutuskan kembali ke hotel lebih dulu.
Namun dalam keadaan setengah sadar, ia melakukan kesalahan yang mengubah seluruh hidupnya, Amerta malah salah masuk kamar hotel.
Adiguna Maharaja (38 tahun) adalah sosok yang nyaris sempurna di mata banyak orang. Guru Besar Fakultas Hukum termuda, advokat ternama yang menangani berbagai perkara besar, sekaligus salah satu figur berpengaruh di yayasan yang menaungi universitas tempat Amerta berkuliah. Dengan kecerdasan, ketegasan, dan karisma yang dimilikinya, Adiguna menjadi sosok yang dihormati sekaligus ditakuti oleh mahasiswa maupun para dosen.
Karier gemilang, keluarga terpandang, wajah yang selalu menjadi bahan pembicaraan, dan seorang kekasih influencer terkenal membuat hidupnya tampak berjalan tanpa cela. Namun tidak ada yang tahu bahwa Adiguna memiliki satu kebiasaan buruk. Setiap kali masalah datang dan pikirannya terlalu penuh, ia memilih menenggelamkan diri dalam alkohol.
Dan malam itu, ia minum jauh lebih banyak dari biasanya hingga ketika seorang wanita tiba-tiba masuk ke kamarnya, Adiguna yang mabuk berat mengira wanita itu adalah kekasihnya hingga ia menciumnya, memeluknya dan membelainya.
Di sanalah semuanya bermula……
Sebuah kesalahan yang seharusnya hanya berlangsung satu malam justru menyeret mereka ke dalam hubungan yang tidak pernah mereka rencanakan. Terhalang usia, kedudukan, status sosial, serta norma yang tidak boleh dilanggar, Amerta dan Adiguna berusaha meyakinkan diri bahwa mereka berasal dari dua dunia yang berbeda.
Namun semakin keras mereka menjaga jarak, semakin sering takdir mempertemukan mereka.