"Apa ini mimpi? Bukan, pasti bukan mimpi! Kenapa gue diundang ke pernikahan gue sendiri?"
Flora syok berat setelah mendapat hadiah ulang tahun yang ke-17 dari orang tuanya, berupa undangan pernikahan Flora Prasaja & Gera Armanto.
Yap, itu namanya sendiri dengan pria lain yang bahkan tidak dia ketahui wujudnya seperti apa. Flora ingin cerai sebelum menikah rasanya.
Namun, semua rencana cerainya segera Flora kubur dalam-dalam setelah melihat wujud asli sang calon suami.
"Lo bikin rahim gue anget."
Aria Caveensky harus merasakan kejadian paling menyebalkan dalam hidupnya karena ulah seorang pria dingin dan mesum yang menculiknya tanpa alasan yang jelas.
Leonardo Devye memberikan sebuah aturan yang harus Aria taati selama berada di rumahnya. Tetapi tentu saja Aria tidak mendengarkannya. Ia terus berusaha kabur dan akhirnya mendapatkan ancaman dari Leonardo.
Ancaman yang entah mengapa mampu membuat jantung Aria berdetak jauh lebih kencang dari sebelumnya. Di saat itu juga, Aria merutuki dirinya karena telah jatuh cinta kepada Leonardo.
•••
"Memangnya kenapa kalau aku kabur? Kau pikir aku tidak dapat kabur hanya karena aku masih SMA?"
"Jika kau ingin aku melakukan hal yang tidak kau inginkan, silahkan saja. Toh, aku akan menikmatinya."