Mandiri Setelah BerceraiUpdated at Oct 7, 2024, 08:06
Tepat di hari ulang pernikahan yang ke tujuh belas tahun, Rania melihat kenyataan pahit, Faiz sang suami mengkhianatinya. bahkan sang suami berniat menikahi siri dengan wanita yang bernama Kinanti, tapi Kinanti wanita yang maju dan mandiri, sebuah butik dan salon, berhasil ia miliki. Berbanding terbalik dengan Rania, wanita itu sangat sederhana dan apa adanya, kesehariannya hanya mengurus suami dan putrinya, pengabdian Rania untuk pernikahannya serasa sia-sia, karena sang suami menduakannya. Dorongan dari keluarga Faiz untuk menerima pernikahan kedua Faiz dan Kinanti, membuat Rania marah, dan bertekad tetap akan mengajukan gugatan cerai, dan mengungkap perselingkuhan Faiz, yang akan berakibat buruk bagi karier Faiz, sebagai pegawai pemerintah.
“Benar-benar keras kepala kamu!” bentak Faiz sambil bangkit berdiri mendekati Rania.
“Aku akan pergi, dan besok terima gugatan ceraiku Mas.”
Plak!.. Tamparan mendarat di pipi Rania.
Rania memegangi pipinya, rasa panas di pipinya, tidak seberapa dibanding panas di hatinya, untuk pertama kalinya, setelah tujuh belas tahun, dan di hari ulang tahun pernikahan, ini adalah kado yang ia dapatkan dari suaminya.
Senyum getir terlihat di bibir Rania. “Jadi ini hadiah anniversary tujuh belas tahun, selain pengkhianatan juga tamparan,”ucap Rania dengan nada tinggi.
“Pergilah, kita lihat, akan jadi apa kamu di luar sana, jangan harap ada seorang pria yang akan menikahimu,” umpat Faiz dengan menggenggam telapak tangannya.
“Ya, Mas, kita lihat, apa jadinya dirimu tanpa istri seperti aku ini,” balas umpat Rania.