Berkarya tanpa batas waktu dan tanpa mengenal usia...
Tetap semangat dan carilah ilmu sebanyak-banyaknya...
Selamat datang di kehaluan Miss Plin Plan...
Penulis baru dan masih butuh bimbingan...
"I love you, Om CEO!" ucap Grasella tanpa malu, pada pria tampan yang sedang duduk bertumpang kaki sambil membaca buku di kursi taman.
Seketika, pria itu mendongak padanya. Dia pun melihat ke sisi kiri dan sisi kanan, karena mungkin apa yang diucapkan gadis itu bukan untuk dirinya. "Kamu bicara pada siapa?" tanya pria tampan itu yang bernama Gavin.
~~~
Grasella hanya menjalankan tantangan. Yaitu, mendapatkan hati CEO yang konon katanya duda rasa perjaka. Dia melakukannya, karena demi mendapatkan uang untuk biaya pengobatan sang Mama.
Dia kira, hanya menjalankan tantangan lelucun belaka, nyatanya dia merasa nyaman. Tak disangka, kenyataan terkuak ketika masa lalu CEO itu adalah sebab kemalangan dirinya.
Ros harus mengalami kejadian pahit. Dia adalah seorang asisten rumah tangga di Jakarta. Malam itu sang majikan laki-lakinya pulang tampak terlihat aneh. Namun Ros tidak menyangka akan kehilangan mahkotanya pada malam itu. Lebih parahnya lagi, majikannya tidak sadar karena pengaruh obat.Ros lebih baik pulang ke kampung, daripada harus mengadukan semua itu pada majikan perempuannya. Majikan perempuannya malam itu sedang reuni ke luar kota dan tidak tahu apa yang terjadi. Ros tidak mau keluarga majikannya hancur dan lebih memilih pulang kampung dengan alasan ibunya sakit.Adik majikannya tahu soal itu. Tapi Ros memohon untuk tidak menceritakannya pada kakaknya.Ros akhirnya mengandung dan melahirkan anak perempuan yang diberi nama Arimbi. Namun Ros tidak bisa bertahan dan meninggal dunia setelah melahirkan.Arimbi menjadi anak yatim piatu dan tinggal bersama sang nenek yang sangat menyayanginya. Selepas lulus SMA, Arimbi memutuskan untuk kerja ke Jakarta ikut dengan bibinya setelah sang nenek meninggal.Tanpa diduga, majikan perempuannya sangat mirip dengannya. Siapakah wanita yang mirip dengan Arimbi?Apakah Arimbi akan dipertemukan dengan ayah kandungnya yang dia tahu sudah meninggal?Bagaimana jadinya jika takdir dan cinta Arimbi datang bersamaan?
Alma baru tiga bulan ditinggal sang suami meninggal karena kecelakaan saat menjadi kuli bangunan.Dia pun kebingungan bagaimana caranya menghidupi putranya yang masih berusia dua tahun.Untung saja, ada tetangganya yang menawarinya pekerjaan di kota, yaitu sebagai asisten rumah tangga.Dia tidak menolak dan dengan cepat menerima tawaran itu.Dia pun menitipkan putranya pada sang ibu karena tidak bisa pulang tiap hari.Dia berjanji akan pulang sebulan sekali.Namun ternyata, dia tidak menyangka akan mengalami hal yang kelam di malam pertama dia bekerja.Majikan yang pulang dengan keadaan mabuk itu telah memperk*sanya.Di saat bangun pagi, tubuhnya terasa remuk redam, dan lebih mengejutkan lagi, tubuh telanj*ngnya sedang dipeluk seorang pria.Apakah majikannya akan bertanggungjawab?Akankah Alma mendapatkan kebahagiaan?Ikuti kisahnya yuk gays....
Runtuh sudah kehidupan Cecilia. Di mana dia harus mengikhlaskan sang ayah mendekam di penjara karena korupsi.
Harta yang mereka miliki disita dan tak satupun yang tersisa. Cecilia dan ibunya jatuh miskin dan tinggal di rumah kontrakan.
Pada suatu ketika, ibunya sakit parah yaitu kanker dan harus menjalani operasi. Cecilia tidak mau kehilangan orang yang dia sayangi satu-satunya. Namun biaya operasi tidaklah murah, hingga terbesit ide gila. Ide gila yang tak pernah dia bayangkan selama ini, yaitu menjual diri.
Pada siapakah Cecilia melakukan hal itu? Akankan ada malaikat penolong yang membebaskan dia dari deritanya?
Sulit bagiku tuk memaafkanmu, tetapi hatiku berkata lain. Aku tahu hidup harus selalu berjalan, aku tidak boleh terpuruk oleh masa lalu. Aku kecewa padamu yang telah merenggut semua kebahagiaanku, orang yang kami cintai. Apakah aku berhak bahagia? Bahagia dengan orang yang telah menyimpan rahasia begitu besar. Rahasia hilangnya kebahagiaan kami.
(Anjana Paramita)
Aku tahu, aku tidak pantas kamu maafkan. Tapi, percayalah, cintaku tulus dari dalam hatiku. Cintaku bukan karena rasa simpati atau balasbudi yang selama ini menghantui fikiranku. Aku pantas kamu benci. Aku akan menunggu dan biarkan aku menebus semua kesalahanku. Ijinkan aku jadi orang yang menjadi sandaran kalian.
(Arkana Wijaya)