sesuatu yang kita tidak akan pernah tahu awal dan akhir suatu kehidupan hingga akhir masa. Tidak bisa memprediksi suatu kejadian dimasa depan. harus pandai mengikuti arus hingga mencapai tujuan.
Di umur yang masih belia, delapan belas tahun, Amara Salsabilla sudah menjadi seorang Ibu muda. Karena menikmati masa-masa remaja, pergaulan bebas menjadi pilihan hidup nya. Bukan salah Ibu mengandung, bukan salah orang tua mendidik, memang pilihan Amara ingin menikmati masa-masa remaja. Hamil di usia remaja akibat pergaulan bebas. Kekasih yang tidak mau bertanggung jawab yang hanya ingin menikmati manis madu tubuh nya Amara. Sang kekasih menginginkan bayi hasil hubungan mereka di aborsi, Amara menolak dan tetap ingin memelihara bayi nya tanpa di dampingi sang kekasih. Amara berjuang ingin menghidupi anak dan diri nya sendiri. Amara menyembunyikan masalah nya sendiri pada keluarga nya. Sadar harus bertanggung jawab atas perbuatan nya sendiri. Sudah cukup berat buat Amara mempunyai dua anak di masa muda. Dan dua anak yang harus di besarkan nya seorang diri. Putus asa karena ekonomi nya sangat miris, Amara terjun ke dunia hitam, ke lembah nista. Dunia di mana Amara menjajakan tubuh nya pada laki-laki yang menyukai surga yang sesaat dan sesat. Amara melakukan nya demi memperpanjang nafas untuk kehidupan kedua anak nya. Meskipun terjerumus dosa, Amara menghidupi kedua anak nya menghalalkan segala cara. Demi anak-anak nya, demi keluarga kecil nya, dan demi diri nya sendiri.
Step father
Julia, ibu dari Ranti dan Iqbal, berubah menjadi pendiam dan tertutup. Iqbal, adik laki-laki satu-satu nya, yang sejak kejadian itu selalu mengacuhkan, membenci Ranti, kakaknya, dan selalu menganggap kakak nya tidak ada. Hati Ranti menjadi hancur berkeping-keping menghadapi keadaan ini, kosong dan hampa. Air mata nya juga sudah mengering karena dia sering menangis, dan penyesalan yang datang terlambat karena perbuatan nya sendiri. Ranti tidak mampu mengendalikan diri untuk tidak jatuh cinta dan melakukan terlarang dengan ayah tiri nya sendiri, Yudha Irawan, hingga dia hamil dan menggugurkan kandungan nya. Dia sudah melakukan perbuatan yang terhina dan tercela yang tidak bisa di maafkan. Sehingga dia selalu sendiri dan tersisihkan karena perbuatan nya sendiri. Apa yang harus dia lakukan untuk mendapatkan pengampunan dari ibu dan adik nya sendiri. Seandainya Ranti tidak tergoda, oleh ayah tiri nya yang tampan, lalu mengkhianati Ibu nya, melakukan hal yang nista, keadaan keluarga mereka tidak akan seperti ini.
Apa yang akan Iqbal lakukan untuk mengetahui perbuatan nista Ayah sambung nya dengan kakak nya, Ranti?
Ayo kita baca kisah nya :)
"Ayah sudah ambil uang pensiun? " tanya Istri ku."sudah, tapi uang nya tinggal tersisa sedikit " jawab ku. "untuk apa? " tanya Istri ku kaget. Sambil menjawab aku tak berani menatap muka nya " Untuk membeli pigura lukisan ku". Mendengar itu, Istri ku langsung berani teriak marah. "Gara-gara lukisan itu Ayah tega menghabiskan uang belanja! Sekarang lebih baik ku bakar lukisan yang membuat sial seisi rumah!"
"Jangan!! " teriak ku. "Kau jangan nekat membakar nya. Nanti akan ku ganti uang yang telah ku pakai itu! "
"Tidak! Aku akan tetap membakar nya! " teriak Istri ku kesal. Kami saling tarik menarik lukisan. Untung saja lukisan itu tidak rusak. Pada akhirnya anak-anak turun tangan berusaha untuk melerai kami dan akhirnya Istri ku mengalah. Malam nya, aku terpaksa tidur di studio ku. Dan tiba-tiba saja, Aku bermimpi buruk. Aku melihat wanita itu keluar dari lukisan ku dan melangkah turun ke bawah. Langkah nya ringan, melayang, masuk ke kamar bahkan menerobos daun pintu dengan begitu saja. Wanita itu mendekati pembaringan Istri ku dan mencekik nya. Tak ada erangan atau keluhan yang keluar dari mulut nya. Seketika itu juga tubuh Istri ku lemas tak berdaya. Setelah itu, wanita cantik itu pun kembali melayang ke ruang atas dan masuk kembali ke dalam lukisan ku. Apakah Jonathan lebih sayang pada keluarga nya atau pada lukisan nya?
Di umur yang masih belia, delapan belas tahun, Amara Salsabilla sudah menjadi seorang Ibu muda. Karena menikmati masa-masa remaja, pergaulan bebas menjadi pilihan hidup nya. Bukan salah Ibu mengandung, bukan salah orang tua mendidik, memang pilihan Amara ingin menikmati masa-masa remaja. Hamil di usia remaja akibat pergaulan bebas. Sang kekasih yang tidak mau bertanggung jawab yang hanya ingin menikmati manis madu tubuh nya Amara. Sang kekasih menginginkan bayi hasil hubungan mereka di aborsi, Amara menolak dan tetap ingin memelihara bayi nya tanpa di dampingi sang kekasih. Amara berjuang ingin menghidupi anak dan diri nya sendiri. Amara menyembunyikan masalah nya sendiri pada keluarga nya. Sadar harus bertanggung jawab atas perbuatan nya sendiri. Sudah cukup berat buat Amara mempunyai dua anak di masa muda. Dan dua anak yang harus di besarkan nya seorang diri. Putus asa karena ekonomi nya sangat miris, Amara terjun ke dunia hitam, ke lembah nista. Dunia di mana Amara menjajakan tubuh nya pada laki-laki yang menyukai kenikmatan surga yang sesaat dan sesat. Amara melakukan nya demi memperpanjang nafas untuk kehidupan kedua anak nya. Meskipun terjerumus dosa, Amara menghidupi kedua anak nya menghalalkan segala cara. Demi anak-anak nya, demi keluarga kecil nya, dan demi diri nya sendiri.