KEMBALI BIBI SUN UNTUK DENDAM, BUKAN ISTRI LEMAH YANG KAU KENALDiperbarui pada Mar 1, 2026, 13:45
Malam ini adalah hari ulang tahun pernikahanku yang kelima. Aku sudah berdandan cantik, mengenakan gaun malam berwarna merah menyala. Rambutku kusanggul ke atas, model cece-cece Cina. Aku juga memoles wajahku dengan warna-warna terang kesukaan suamiku.
Semuanya ini kulakukan agar Hartoyo merasa senang di hari ulang tahun pernikahan ini. akupun berdandan yang tidak seperti biasanya, hanya demi membuat Hartoyo bahagia. Dia adalah pria yang membuatku jatuh cinta selama lima tahun ini.
Aku selalu berusaha menyenangkan Hartoyo, aku sudah mengesampingkan diriku sendiri. Walau penolakan demi penolakan selalu dilakukan suamiku ini. Bahkan dia suka sekali menghinaku dengan kata-kata kasar yang seharusnya tidak dia ucapkan padaku, setelah aku melayaninya dengan baik di tempat tidur. Wajahnya selalu menunjukan kepuasaan, setelah hasratnya terpenuhi dan aku ikut bahagia karenanya. Bagiku asal Hartoyo senang akupun ikut senang.
Hingga malam itu, dia lupa mengenakan pengaman, akupun hamil. Anak yang tidak di inginkannya. Saat aku penuh suka cita memberitahu kabar baik itu, Hartoyo justru marah besar. Dia mencekik leherku, menyuruhku menggugurkan kandungan hanya agar dia bisa menikahi Liliana, adik tiriku.
Aku pun mati, tanpa bisa menjelaskan siapa diriku sebenarnya. Apakah ini takdirku, mati di tangan suami yang berkhianat, berselingkuh dengan adik tiriku. Demi Tuhan, aku tidak rela. Apakah alam semesta menolongku?