The Arrogant Billionaire In Shanghai (Indonesia)Diperbarui pada Feb 18, 2022, 02:00
Bianca tidak menyangka hidupnya akan berantakan. Semua berawal dari dirinya yang memutuskan untuk bekerja di sebuah perusahaan teknologi di Shanghai. Di hari ke 100 bekerja Bianca malah mendapat masalah dari sang Bos besar yang terkenal dengan sikap Arrogant, dia bernama Marco Bie.
Selain sikapnya yang dingin, Marco Bie sangat suka melakukan semuanya sendiri. Dia adalah salah satu manusia Perfectsionis yang ada di Bumi. Bianca sangat kewalahan karena pria itu membuat hari-harinya menjadi kelam dan penuh dengan tekanan.
“Oh Tuhan, kenapa aku harus menumpahkan secangkir kopi padanya. Aku sangat membutuhkan pekerjaan ini, bagaimana bisa aku pulang dengan bendera putih di tangan.” Bianca mengeluh.
Marco Bie adalah orang yang tak mengenal toleransi, biasanya dia akan memecat langsung karyawan yang tidak kompeten. Tapi alih-alih memecat Bianca, dia malah membuat gadis itu berada di sisinya dan membuat Bianca bekerja bagaikan kuda. Tidak ada yang tahu kejadian hari itu, hanya Marco Bie dan Bianca sehingga semua orang di perusahaan bersikap biasa saja.
“Alen, apa kau bisa membantuku mencari rumah yang berada di dekat perusahaan?!”
Pria yang merupakan teman satu ruangan Bianca itu mencoba untuk berpikir. “Hanya perumahan mewah yang ada di sini dan harganya pasti sangat mahal, tapi jika kau ingin tinggal bersamaku itu tidak masalah.”
“Tidak Alen, berikan saja aku kontaknya.”
Dia melihat ponselnya, “aku akan beritahu pemilik gedung agar kau berada tepat di samping Apartemenku.”
“Jangan bercanda Alen, ini tidak lucu sama sekali.”
Dia memutar kursinya sembari bergumam, “kau akan tinggal tepat di sebelah Apartemenku Bianca, tak ada Apartemen kosong lainnya.”
Bianca yang mendengar samar-samar kalimat Alen kembali bertanya. “Apa?!” dia menggeleng, Alen tersenyum seolah menyiratkan sesuatu.