Mungkin disini Yudha lupa, jika Afifah berprofesi pengacara sebelum ia pergi ke Jakarta. Jarang sekali ia kalah dalam kasus apapun. Lelaki itu tertawa puas di Rumah sakit tempat istrinya dirawat. "Sayang.. sebentar lagi. Hanya sebentar lagi bayi Kita kembali." Ujar Yudha optimis. "Bayi Kita, Aku mau bayi Kita, Yud." Suara sendu terdengar dari istri Yudha bernama Sesilia. Perempuan itu memiliki depresi, dia selalu masih merasa bayinya masih hidup. "Sabar ya sayang. Aku sedang usahain kami bertemu dengan anak kita." Yudha merangkul istrinya. Siapa sangka Yudha begitu keji..!! Dia melakukan berbagai cara untuk menjerat Afifah, agar bayi itu jatuh ketangannya. Dan tentunya dia akan menyerahkan bayi itu demi kesembuhan istrinya. Tanpa berpikir itu akan membawa istrinya terjatuh dalam depre

