19. Pernikahan Kedua

1268 Words

Kala : Gue hamil, Re. Renata : seriously? Alhamdulillah. Kala : Gue takut, Re. Kala : Gue takut Atma ngga senang, gue takut gue udah terlambat. "Kala?" Kala menutup ponselnya, membalikan badannya dan menatap mamanya yang sudah tiba. Tapi, mamanya tidak sendiri. Ia datang bersama Lingga. Lingga yang sedang tersenyum menatap Kala saat ini. "Gimana perasaannya mbak? Udah baikan?" Lingga langsung menyapa Kala setibanya ia di hadapan Kala. Mama Kala menaruh buah-buahan yang ia bawa dan membiarkan Lingga dan Kala berbicara berdua. "Udah, Ga. Alhamdulillah." Senyum Lingga mengembang. Ia bernapas lega mengetahui Kala baik-baik saja ditambah mendengar kabar saat ini Kala sedang mengandung, meskipun rasanya tetap saja sakit karena mendapatkan fakta bahwa anak itu adalah anak abangnya bukan d

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD