15. Pernikahan Kedua

1478 Words

Pintu kamar mandi berdecit membuat Kala yang masih berada di bawah selimutnya langsung menatap orang itu yang tak lain dan tidak bukan adalah Atma. Atma yang sudah siap dengan pakaian kerjanya. Sebentar, sebentar. Kalau Kala tidak salah ini adalah hari sabtu dan harusnya Atma berada di rumah, seharian, dengannya, berdua. "Kamu mau ke mana?" Kala langsung bertanya saat Atma sudah duduk di sisi ranjang. Memakai dasi, di depan cermin. "Kerja." balasnya singkat sambil tersenyum ke arah Kala. Kala yang melihat itu langsung menghampiri Atma dan membantunya memakai dasi dari belakang yang membuat setiap sentuhannya membuat Kala menahan napas, rasanya masih sama saja, gugup. "Hari sabtu?" Kala kembali bertanya. Dan Atma hanya menanggukinya sebagai jawaban, "sama Briana?" lanjutnya lagi. "Ya.

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD