Sikap Yang Tak Biasa

905 Words

Aluna diam di pinggir kolam, tatapannya kosong, kembali tenggelam dalam ingatan yang samar yang terlintas saat kata 'apartemen' disebut. ​Suara tawa seorang laki-laki terdengar, disertai suara tawa Aluna yang sangat bahagia. Kalau bukan Mas Baskara, siapa dia? gumam Aluna bingung. Ia terus berpikir, memaksa memori yang hilang, hingga kepalanya terasa sangat sakit. ​"Ibu, kenapa?" tanya Santi khawatir, melihat Aluna memegangi kepalanya. ​"Kepala aku sakit," ucap Aluna sambil menekan pelipisnya. ​"Mau ke dokter?" tanya Santi. ​"Nggak tahu... tanya Mas Baskara dulu," pinta Aluna. ​"Saya telepon, ya," ucap Santi. Ia segera menghubungi Baskara. ​"Halo? Ada apa? Saya lagi meeting!" jawab Baskara tegas dari seberang. ​"Ibu sakit kepala, Tuan," lapor Santi. ​Baskara langsung panik. Ia kel

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD