Hidup Gumilar yang awalnya hancur karena Dewi perlahan kembali tertata setelah dia benar-benar berhenti mengkonsumsi obat yang biasa yang disiapkan Dewi. Kehidupannya sudah sangat tidak tertolong, namun dunia tetap terua berjalan tanpa mau menunggu siapapun untuk kembali bangkit. Tanpa perduli apakah perasaan hari ini sedih atau bahagia. Karena keadaanya sudah tidak sebaik dulu, perusahaan yang dulu dia pimpin harus diambil alih oleh sanak saudaranya yang lain. Gumilar tidak merasa kecewa karena dia masih memiliki usaha kecil-kecilan dan saham yang bisa menopang kehiduoannya dan Denis. Sekarang yang dia lakukan hanya menjadi sosok orang tua yang baik untuk putra bungsunya. Keadaanya terasa lebih tenang sekarang. Kegiatan sehari-harinya adalah mengantar jemput Denis ke sekolah. Karena han

