Fakta Yang Tak Ingin Didengr

1789 Words

Pagi-pagi sekali Heksa sudah terjaga. Ah, tidak tidur tepatnya. Kemarin, sewaktu diajak berkeliling oleh sang ayah, ia bertemu ibu dan anak di lobi gedung poliklinik spesialis rawat jalan. Suasana di sana mulai sepi, bahkan seluruh lampu di ruang pendaftaran pun dipadamkan mengingat tak banyak aktivitas. Hanya sesekali terlihat orang lalu lalang karena area tersebut menjadi akses lain untuk ke instalasi rawat inap. Saat ditanya, rupanya anak itu hendak menjalani operasi, tetapi belum mendapat ruangan. Sekarang, bagaimana nasib mereka? Apakah sudah mendapat ruangan untuk rawat inap? Mungkinkah operasinya berjalan baik? “Dek, kok bengong pagi-pagi?” “Ngantuk,” singkatnya. Bara mengangkat sebelah alisnya, merasa janggal dengan jawaban Heksa. “Kalau ngantuk itu tidur, bukan bengong.” “Pa,

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD