“Mampus gue! Ngapain dia di sini?!” ucap Adrian dalam hati bercampur panik. Adrian mematung melihat wanita yang berdiri di samping Maya. Valerie ada di depannya, hanya terhalang beberapa jengkal. Valerie, wanita yang akan dijodohkan dengannya seperti kebiasaan orang kaya, perjodohan bisnis, tiba-tiba muncul di kantor. Padahal papanya sudah mengabarkan kalau Adrian sedang diungsikan ke Amerika, demi menutupi drama pengusirannya. Valerie yang baru saja memesan minumannya, menoleh ke arah Adrian. Dengan sigap, Adrian langsung menunduk dan memalingkan wajahnya agar tidak diketahui wanita glamor itu. “Adrian,” ucap Valerie pelan, tidak yakin dengan apa yang dia lihat. “Mas, ayo kit ... aduuh!!” pekik Maya di akhir kalimatnya karena tiba-tiba saja dia didorong dari belakang sampai jatuh di

