Bab 21. Menghukum Gavin

1155 Words

Semua mata yang ada di ruangan itu langsung tertuju ke satu tempat. Tak salah lagi, tempat di mana Adrian sedang duduk yang ada di sudut ruangan. Mata Gavin juga langsung menyorot tajam Adrian, yang berani menginterupsi presentasinya dengan sangat tidak sopan. ​Maya yang duduk di samping Adrian menjadi gugup dengan tatapan para petinggi yang terarah ke arah mereka. Maya sedikit mendekat ke Adrian. “Mas, kamu ngomong apa sih, Mas. Itu semua orang lagi liatin kamu,” bisik Maya geram pada kekacauan yang baru saja dibuat Adrian. Adrian menoleh ke Maya. “Emang sampah. Cuma orang bodoh yang bisa presentasi kayak gitu,” jawab Adrian santai. ​Gavin tertawa remeh, sambil melihat Adrian yang masih tampak duduk dengan tenang di tempatnya.. “Adrian, kamu itu cuma notulen, tau apa kamu soal prese

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD